Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Batas Aman Minyak Goreng Dipakai Berulang Kali

Isabella Aluna Zahira•
Gaya Hidup

Minyak goreng adalah salah satu bahan dapur yang hampir selalu digunakan dalam berbagai masakan sehari-hari. Karena sering dipakai, banyak orang memilih menggunakan kembali minyak goreng yang sudah dipakai sebelumnya untuk menghemat biaya.

Namun, penggunaan minyak goreng berulang kali tidak boleh dilakukan sembarangan. Ada batas aman yang perlu diperhatikan agar tidak berdampak buruk bagi kesehatan.

Artikel ini merupakan parafrase dari pembahasan kuliner kesehatan yang dirangkum dari Sajian Sedap serta referensi umum keamanan pangan.

Mengapa Minyak Goreng Tidak Boleh Dipakai Terlalu Sering?

Setiap kali minyak dipanaskan, terjadi perubahan kimia yang dapat menurunkan kualitasnya. Jika digunakan berulang kali, minyak dapat mengalami:

  • Oksidasi yang menghasilkan zat berbahaya

  • Perubahan warna dan aroma menjadi tengik

  • Penurunan kualitas nutrisi

  • Peningkatan kadar senyawa berisiko bagi kesehatan

Hal ini membuat minyak bekas tidak selalu aman untuk digunakan kembali.

Polemik Ijazah Jokowi-Gibran Memanas, Peneliti BRIN Ingatkan Publik Jangan Lupakan Karhutla
Baca Juga · Gaya Hidup
Polemik Ijazah Jokowi-Gibran Memanas, Peneliti BRIN Ingatkan Publik Jangan Lupakan Karhutla

Berapa Kali Minyak Goreng Aman Dipakai Ulang?

Secara umum, minyak goreng masih dianggap aman digunakan ulang dalam batas tertentu, yaitu sekitar 2–3 kali pemakaian, tergantung kondisi penggunaannya.

Namun, batas ini bisa berbeda tergantung pada:

  • Jenis makanan yang digoreng

  • Suhu pemanasan

  • Kebersihan minyak setelah digunakan

  • Lama penyimpanan minyak bekas

Jika minyak sudah berubah warna menjadi lebih gelap atau berbau tidak sedap, sebaiknya tidak digunakan kembali.

Tanda Minyak Goreng Sudah Tidak Layak Pakai

Berikut beberapa ciri minyak goreng yang sebaiknya tidak digunakan lagi:

Suarakan Karhutla, Viewers Tasya Farasya Anjlok hingga Akun Ustaz Adi Hidayat Kena Banned
Baca Juga · Gaya Hidup
Suarakan Karhutla, Viewers Tasya Farasya Anjlok hingga Akun Ustaz Adi Hidayat Kena Banned

1. Warna Menghitam

Minyak yang sudah terlalu sering dipakai akan berubah warna menjadi cokelat tua atau hitam.

2. Bau Tengik

Aroma tidak sedap menandakan minyak sudah mengalami oksidasi.

3. Berbusa Saat Dipanaskan

Jika minyak menghasilkan banyak busa, itu tanda kualitasnya sudah menurun.

4. Asap Cepat Keluar

Minyak yang mudah berasap saat dipanaskan menunjukkan titik bakar sudah turun.

Top Up DANA Rp10 Juta dari BCA Tak Masuk, Uang Sudah Terpotong: Nasabah Menunggu Kejelasan
Baca Juga · Gaya Hidup
Top Up DANA Rp10 Juta dari BCA Tak Masuk, Uang Sudah Terpotong: Nasabah Menunggu Kejelasan

Risiko Kesehatan dari Minyak Goreng Bekas

Menggunakan minyak goreng berulang kali secara berlebihan dapat meningkatkan risiko kesehatan, seperti:

  • Gangguan pencernaan

  • Peningkatan kolesterol

  • Risiko penyakit jantung

  • Paparan senyawa radikal bebas

Karena itu, penting untuk tidak mengabaikan kualitas minyak yang digunakan.

Tips Aman Menggunakan Minyak Goreng

Agar lebih aman saat memasak, Anda bisa mengikuti beberapa tips berikut:

  • Gunakan minyak secukupnya sesuai kebutuhan

  • Saring minyak setelah digunakan untuk menghilangkan sisa makanan

  • Simpan minyak di wadah tertutup

  • Hindari memanaskan minyak terlalu lama

  • Ganti minyak jika sudah berubah warna atau bau

Kesimpulan

Minyak goreng memang bisa digunakan kembali, tetapi hanya dalam batas aman sekitar 2–3 kali pemakaian tergantung kondisi. Jika sudah berubah warna, berbau, atau berasap, sebaiknya segera diganti demi menjaga kesehatan.

Menggunakan minyak dengan bijak bukan hanya menghemat biaya, tetapi juga membantu menjaga kualitas makanan dan kesehatan keluarga.

Tags:
#Minyak Goreng#Tips Memasak#Kesehatan Makanan
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…