Suarapantura.com - Pembalap Monster Energy Yamaha, Alex Rins, ingin segera menutup lembaran insiden yang melibatkan dirinya dengan seorang marshal di Sirkuit Mandalika. Setelah balapan utama MotoGP Indonesia 2026 berakhir, Rins menyampaikan harapan agar petugas yang terlibat juga mengakui bahwa situasi saat itu berlangsung sangat ekstrem.
Insiden tersebut terjadi pada sesi latihan hari Jumat, 9 Oktober 2026. Rins terjatuh di tikungan terakhir dan berupaya segera kembali ke garasi. Dalam situasi yang kacau itu, terjadi perbedaan pemahaman dengan marshal mengenai kendaraan yang boleh digunakan untuk mengantarnya kembali ke paddock. Rekaman video yang beredar luas kemudian menunjukkan Rins mengacungkan jari tengah ke arah petugas.
Rins tidak membantah tindakannya. Ia menyampaikan permohonan maaf secara terbuka dan mengakui gestur tersebut bukan contoh yang baik, terutama bagi penggemar muda yang menyaksikan MotoGP. Menurutnya, tekanan setelah kecelakaan memengaruhi reaksinya pada saat itu.
Di sisi lain, pembalap asal Spanyol tersebut mengungkapkan bahwa dirinya menerima pesan-pesan bernada ancaman, termasuk ancaman kematian, melalui media sosial setelah video insiden itu menyebar. Rins menegaskan bahwa ancaman dan pelecehan tidak bisa dibenarkan, meski ia memahami kemarahan publik atas perilakunya. Ia menyatakan bertanggung jawab atas kesalahannya.
Usai kejadian, Rins sempat dipanggil untuk berbicara dengan steward atau pengawas balapan FIM. Ia tidak dijatuhi penalti atas tindakannya tersebut.
Soal balapan utama pada Minggu, Rins mengaku menjalani akhir pekan yang sulit. Ia hanya finis di posisi ke-15, tertinggal cukup jauh dari pemenang balapan. Rins menyebut motornya terasa sangat berbeda dibandingkan sesi latihan Jumat dan Sabtu. Menurutnya, engine braking dan traction control terasa tidak konsisten sejak putaran pertama, sementara ban mengalami panas berlebih sepanjang balapan.
Kini Rins memilih mengalihkan fokus ke seri-seri berikutnya. Ia menegaskan tidak ingin terus membahas perselisihan di Mandalika dan berharap semua pihak bisa melangkah maju.
Sumber: Crash.net, LigaOlahraga.com