Suarapantura.com - Pekan Special Olympics Nasional (PESONAS) II NTT 2026 resmi dibuka di Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu (14/10/2026). Ajang olahraga nasional bagi atlet penyandang disabilitas intelektual ini akan berlangsung hingga 18 Oktober 2026.
Sebanyak 22 kontingen dari berbagai provinsi di Indonesia ambil bagian dalam ajang tersebut. Panitia bersama Pemerintah Provinsi NTT menyatakan siap menyambut para atlet dan memberikan dukungan selama kompetisi berlangsung.
Ketua Panitia PESONAS II NTT 2026, Reny Marlina Un, mengatakan pemerintah daerah dan panitia telah menyiapkan dukungan agar seluruh kontingen dapat bertanding dengan baik. Dukungan itu mencakup koordinasi kedatangan, pendampingan kontingen, hingga kesiapan arena pertandingan.
Pertandingan digelar di lima lokasi di Kota Kupang, yakni GOR Flobamora Kupang, Stadion Oepoi Kupang, Grand Arena House of Pingpong, Jungle Arena Sport Center, dan Pitoby Sport Center. Seluruh venue tersebut telah diverifikasi tim Pengurus Pusat Special Olympics Indonesia (SOIna) dan dinyatakan layak digunakan.
Ada tujuh cabang olahraga yang dipertandingkan, yaitu sepak bola, bulu tangkis, atletik, senam ritmik, bocce, tenis meja, dan renang. Untuk memperlancar koordinasi, panitia menyiapkan liaison officer (LO) sebagai penghubung antara panitia dan kontingen, yang bekerja sama dengan pendamping dari organisasi perangkat daerah terkait.
Panitia juga memastikan seluruh atlet yang mengikuti PESONAS akan mendapatkan penghargaan. Penghargaan itu diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet untuk terus mengembangkan kemampuan dan bakat mereka hingga ke tingkat internasional.
Dukungan terhadap penyelenggaraan datang dari berbagai pihak. Gubernur NTT disebut telah berkomitmen mendukung pelaksanaan melalui anggaran pendapatan dan belanja daerah serta pelibatan unsur pemerintahan dan masyarakat, termasuk organisasi perangkat daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, BUMN, BUMD, dan pihak swasta. Sejumlah pihak swasta turut membantu melalui publikasi kegiatan, dukungan dana, hingga bantuan logistik.
Selain menjadi ajang kompetisi, PESONAS juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya inklusivitas serta pemberdayaan individu dengan disabilitas intelektual. Pembinaan atlet Special Olympics berlangsung berjenjang, mulai dari Pekan Special Olympics Wilayah di tingkat kabupaten/kota, Pekan Special Olympics Daerah di tingkat provinsi, hingga PESONAS di tingkat nasional.
Wakil Ketua Umum Pengurus Pusat SOIna sekaligus Ketua Harian SOIna NTT, Hamdan Batjo, mengatakan PESONAS merupakan kompetisi empat tahunan bagi atlet penyandang disabilitas intelektual. Ajang ini juga menjadi momentum strategis untuk mempersiapkan atlet terbaik Indonesia menuju Special Olympics World Games (SOWG) 2027 di Santiago, Cile.
Sumber: Beritakota.id dan Zonaline News.