Suarapantura.com - Langkah ganda campuran Indonesia, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, terhenti pada babak pertama Denmark Open 2026. Pasangan Merah Putih itu takluk dua gim langsung dari unggulan keenam asal China, Guo Xin Wa/Chen Fang Hui, pada laga yang berlangsung di Odense, Denmark, Rabu (14/10/2026).
Kekalahan ini terasa menyesakkan karena Amri/Nita sejatinya sempat berada di atas angin pada gim pembuka. Mereka tampil rapi, minim kesalahan, dan mampu unggul jauh hingga 10-3. Keunggulan itu sempat melebar lagi menjadi 16-11 setelah pasangan China berusaha mengejar.
Namun, momentum berubah pada poin-poin akhir. Guo/Chen yang tampil lebih agresif berhasil menyamakan kedudukan dan memaksakan adu setting. Amri/Nita bahkan sempat meraih game point pada kedudukan 20-17, lalu kembali unggul 22-21, tetapi gagal menutup gim. Pasangan China merebut poin-poin krusial dan mengamankan gim pertama dengan skor 24-22.
Kegagalan mengamankan gim pembuka itu memukul kepercayaan diri pasangan Indonesia. Pada gim kedua, Guo/Chen tampil lebih dominan dan menjaga keunggulan hingga menutup pertandingan. Amri/Nita pun harus mengakhiri perjuangan mereka lebih awal di turnamen BWF World Tour Super 750 tersebut.
Hasil ini memperpanjang catatan kurang menguntungkan Amri/Nita saat bertemu Guo/Chen. Dua pertemuan sebelumnya pada tahun ini, yakni di All England Open dan Indonesia Open, juga berakhir dengan kemenangan untuk pasangan China. Amri/Nita yang datang ke Odense sebagai peraih medali perak Asian Games 2026 kembali belum menemukan cara membongkar permainan lawan yang sama.
Dengan tersingkirnya Amri/Nita, Indonesia kehabisan wakil di sektor ganda campuran. Sebelumnya, pasangan baru Dejan Ferdinansyah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu juga kalah dua gim langsung dari wakil Taiwan, Yang Po Hsuan/Hu Ling Fang, dengan skor 13-21, 16-21.
Harapan Indonesia kini bertumpu pada sektor tunggal. Jonatan Christie, Alwi Farhan, dan Putri Kusuma Wardani sudah memastikan tempat di babak 16 besar setelah memenangi laga babak pertama masing-masing. Jonatan dan Alwi bahkan akan saling berhadapan pada babak berikutnya, sehingga satu tempat di perempat final sudah dipastikan menjadi milik Merah Putih.
Denmark Open 2026 berlangsung pada 13-18 Oktober 2026 dan menjadi pembuka rangkaian tur Eropa bagi skuad Indonesia. Setelah dari Odense, para pemain dijadwalkan melanjutkan perjuangan ke French Open 2026 di Paris pada 20-25 Oktober 2026. Bagi Amri/Nita, hasil di Denmark menjadi bahan evaluasi untuk memperbaiki penyelesaian poin-poin penting pada turnamen berikutnya.
Sumber: Topik.id dan BolaSport.