Suarapantura.com - PSS Sleman menegaskan bahwa fokus utama tim saat ini masih tertuju pada BRI Super League 2026/2027, meski hasil undian League Cup 2026/2027 sudah diketahui. PSS tergabung di Grup F bersama Garudayaksa FC dan PSGC Ciamis.
Pelatih Kepala PSS Sleman, Pieter Huistra, menyampaikan sikap tersebut di Omah PSS, Sleman, pada Rabu (14/10/2026) siang. Menurut dia, League Cup belum menjadi prioritas karena pelaksanaannya masih cukup lama. Timnya ingin menjaga konsentrasi dan momentum positif di kompetisi utama.
Undian League Cup 2026/2027 melibatkan 36 tim dari Super League dan Championship. Seluruh peserta dibagi ke dalam 12 grup, mulai Grup A hingga Grup L, dengan masing-masing grup dihuni tiga tim. PSS berada di Grup F bersama Garudayaksa FC dan PSGC Ciamis.
Keputusan untuk mengutamakan Super League tidak lepas dari hasil positif terakhir PSS. Pada pekan keempat, PSS meraih kemenangan 3-0 atas PSM Makassar. Kemenangan tersebut menjadi modal untuk mempertahankan konsistensi, sekaligus memperbaiki posisi di klasemen. Huistra menegaskan, fokus tim saat ini hanya pada Super League karena kompetisi itu yang paling penting bagi timnya.
Meski belum menjadi prioritas, League Cup tetap dipandang sebagai kesempatan yang berguna. Huistra menyebut turnamen tersebut dapat menjadi panggung bagi pemain yang belum banyak memperoleh menit bermain di Super League. Mereka berkesempatan menunjukkan kemampuan sekaligus memberikan kontribusi bagi tim.
Regulasi League Cup juga membuka ruang rotasi. Setiap tim hanya diperbolehkan mendaftarkan tiga pemain asing. Aturan tersebut membuat pelatih perlu mengatur komposisi skuad secara berbeda dibandingkan Super League, sekaligus memberi peluang lebih besar kepada pemain lokal dan pemain pelapis untuk tampil.
Secara umum, fase grup League Cup dilaporkan dimulai pada 3 November 2026. Setiap tim akan menghadapi dua lawan di grupnya. Hanya juara grup yang berhak melaju ke babak berikutnya. Sementara itu, Persib Bandung dan Borneo FC tidak perlu menjalani fase grup karena langsung lolos ke perempat final sebagai peserta kompetisi Asia.
Bagi PSS, tantangan ke depan adalah menjaga keseimbangan antara dua kompetisi. Jadwal yang padat menuntut kedalaman skuad dan rotasi yang tepat. Jika momentum di Super League terjaga, PSS bisa memasuki League Cup dengan kepercayaan diri yang lebih baik, sambil tetap memberi kesempatan kepada pemain yang selama ini minim menit bermain.
Sumber: PSS Sleman dan Headline.co.id.