Suarapantura.com - Tim boccia Indonesia membuka kiprahnya di Asian Para Games 2026 dengan hasil sempurna. Pada hari pertama pertandingan, Sabtu (17/10/2026), lima atlet Merah Putih memenangi seluruh enam laga yang mereka jalani di Nagoya City General Gymnasium, Nagoya, Jepang.
Kemenangan pembuka itu menjadi modal berharga bagi Indonesia yang membidik medali emas pada pesta olahraga atlet disabilitas se-Asia tersebut. Boccia menjadi salah satu cabang yang diharapkan menyumbang medali bagi kontingen Merah Putih.
Penampilan paling mencuri perhatian datang dari Muhammad Afrizal Syafa. Atlet asal Kota Solo itu turun di nomor individu putra BC1 dan menghadapi Yerkhat Almat dari Kazakhstan pada laga pembuka pool A.
Afrizal sempat berada dalam posisi sulit. Lawannya mengejutkan dengan unggul 3-0 pada babak pertama. Namun, Afrizal bangkit pada tiga babak berikutnya. Ia merebut empat poin beruntun tanpa memberi kesempatan lawannya menambah angka, hingga menutup pertandingan dengan kemenangan 4-3.
Usai bertanding, Afrizal mengakui dirinya kerap kesulitan menemukan ritme pada awal laga. Setelah tertinggal tiga angka, ia berusaha bermain lebih tenang dan menikmati pertandingan. Ia bertekad tidak mengulangi kesalahan serupa pada laga-laga berikutnya.
Selain Afrizal, Gischa Zayana juga meraih kemenangan pada nomor individu. Kontingen Indonesia juga menurunkan Handayani di nomor BC1 putri, serta Felix Ardi Yudha dan Muhammad Bintang Satria Herlangga di nomor BC2 putra. Seluruh wakil Indonesia itu menutup hari pertama dengan kemenangan.
Hasil tersebut sejalan dengan persiapan tim boccia Indonesia. Sebelum berangkat ke Nagoya, skuad Merah Putih tercatat meraih gelar juara umum dalam tiga kejuaraan uji coba. Modal itu menumbuhkan kepercayaan diri tim untuk bersaing di Asian Para Games 2026.
Koordinator Pelatih Boccia Indonesia, Islahuzzaman Nur Yadin, sebelumnya menyebut target tim adalah satu medali emas, sama seperti capaian pada Asian Para Games 2022 di Hangzhou. Nomor beregu menjadi tumpuan utama Indonesia untuk mewujudkan target tersebut, sementara nomor individu BC1 putra dan putri juga dinilai berpeluang menyumbang medali.
Secara keseluruhan, Indonesia mengirimkan 103 atlet yang berlaga pada 12 cabang olahraga di Asian Para Games 2026. Kontingen Merah Putih menargetkan finis di posisi 10 besar klasemen akhir.
Dengan awal yang sempurna ini, tim boccia Indonesia diharapkan menjaga momentum pada pertandingan-pertandingan berikutnya dan membuka jalan menuju podium tertinggi di Nagoya.
Sumber: detikSport, NPC Indonesia.