Suarapantura.com - Tim sepak bola cerebral palsy (CP) Indonesia memastikan langkah ke babak perempat final Piala Dunia IFCPF 2026 setelah menundukkan Jepang dengan skor 3-1 pada laga terakhir Grup C di Atlanta, Amerika Serikat.
Kemenangan tersebut menjadi penutup manis fase grup bagi skuad Merah Putih yang menjalani debut di ajang dunia ini. Indonesia menuntaskan persaingan grup di posisi kedua, di bawah Inggris, dan berhak melaju ke fase gugur.
Dua gol Hafthah Wicaksono dan satu gol Saiful Ma'arif Daulay menjadi penentu kemenangan atas Jepang. Tambahan tiga poin itu memastikan Indonesia lolos setelah sebelumnya berada dalam posisi yang menuntut hasil positif pada laga terakhir grup.
Perjalanan Indonesia di Grup C berlangsung naik turun. Pada laga pembuka, tim Merah Putih langsung menunjukkan daya saing dengan mengalahkan Irlandia 3-2. Tantangan lebih berat datang pada pertandingan kedua ketika Indonesia harus mengakui keunggulan Inggris 0-2.
Kekalahan itu membuat laga melawan Jepang menjadi penentuan. Indonesia menjawab tekanan tersebut dengan kemenangan 3-1, sekaligus menutup fase grup dengan dua kemenangan dan satu kekalahan.
Di babak perempat final, Indonesia dijadwalkan menghadapi Spanyol. Laga tersebut menjadi ujian berikutnya bagi skuad Merah Putih yang berupaya melanjutkan perjalanan di turnamen ini.
IFCPF merupakan organisasi yang menaungi sepak bola bagi penyandang cerebral palsy. Organisasi itu sebelumnya menjadi bagian dari Cerebral Palsy Sport and Recreation Association (CPISRA), sebelum berdiri secara mandiri pada 2015. Kompetisi sepak bola cerebral palsy sendiri telah digelar sejak 1982.
Keberhasilan menembus delapan besar pada penampilan perdana menjadi catatan penting bagi sepak bola CP Indonesia. Kemenangan atas Jepang sekaligus menjadi modal berharga untuk menghadapi fase gugur yang menuntut konsistensi permainan.
Sumber: Detik Sport, Topik.id, Grid.ID.