Suarapantura.com - Pebalap Prima Pramac Yamaha, Toprak Razgatlioglu, dipastikan menutup musim debutnya di kelas MotoGP lebih cepat. Pembalap asal Turki itu harus absen hingga akhir musim MotoGP 2026 setelah cedera bahu yang dideritanya pada ajang Grand Prix Indonesia di Sirkuit Mandalika ternyata lebih serius daripada perkiraan awal.
Insiden bermula dari kecelakaan highside yang cukup keras pada sesi latihan bebas di Mandalika. Kecelakaan tersebut membuat bahu kanan juara dunia Superbike tiga kali itu mengalami dislokasi.
Razgatlioglu sempat memaksakan tampil pada sesi kualifikasi dan Sprint Race. Namun pada balapan utama, ia akhirnya menyerah dan mundur pada lap-lap awal karena bahunya tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk melanjutkan.
Pemeriksaan medis lanjutan yang dilakukan di Milan, Italia, menunjukkan bahwa kondisi cederanya jauh lebih parah dari diagnosis awal. Atas kesepakatan dengan tim, operasi bahu dijadwalkan berlangsung pada Senin, 26 Oktober 2026 di Milan.
Usai menjalani operasi, Razgatlioglu akan fokus pada proses pemulihan yang membuatnya terpaksa melewatkan Grand Prix Australia di Phillip Island serta seluruh sisa seri MotoGP 2026.
Menyampaikan rasa kecewanya, Razgatlioglu menyebut Phillip Island sebagai salah satu sirkuit favoritnya dan sangat ingin tampil di sana dengan motor MotoGP. Ia menegaskan operasi ini adalah keputusan terbaik untuk kembali dalam kondisi 100 persen, menurut pernyataan resmi Pramac Yamaha.
Musim ini merupakan musim perdana Razgatlioglu di MotoGP setelah pindah dari ajang Superbike. Adaptasinya berjalan berat karena performa motor Yamaha M1 dinilai belum kompetitif, seperti yang juga dialami rekan setimnya.
Untuk mengisi posisi yang ditinggalkan, test rider Yamaha Augusto Fernandez akan menggantikan Razgatlioglu pada lima seri tersisa musim 2026.
Sumber: Crash.net, Visordown, dan AutoHebdo.