Suarapantura.com - Kecepatan lari Daijiro Chirino kembali menjadi sorotan pecinta sepak bola Indonesia. Pemain UD Almeria itu mencatatkan sprint tertinggi 34,1 kilometer per jam saat timnya menundukkan Real Sociedad B dengan skor 4-2 pada pekan ke-10 kasta kedua Liga Spanyol, Sabtu (17/10/2026) waktu setempat.
Torehan impresif tersebut dipamerkan langsung oleh akun Instagram resmi Almeria, @udalmeria. Dalam unggahan itu, klub asal Andalusia tersebut menyebut Chirino sebagai pemilik rekor kecepatan lari tercepat dibandingkan seluruh pemain Almeria lainnya pada laga tersebut. Di musim 2026/2027 ini, pemain 24 tahun itu sudah mengoleksi satu gol dari sembilan penampilan, sementara Almeria bertengger di papan atas klasemen dan membidik promosi ke LaLiga.
Nama Chirino pun kembali dikaitkan dengan Timnas Indonesia asuhan John Herdman. Sebagaimana diketahui, pelatih asal Inggris itu secara terbuka menyatakan kebutuhannya akan pemain berkecepatan tinggi, terutama untuk posisi sayap nomor 7 dan 11.
"Kami membutuhkan kecepatan di posisi nomor 7 dan 11, lebih tepatnya di posisi sayap. Di dunia sepak bola seperti saat ini, Anda membutuhkan pemain yang mampu berlari 36 km/jam atau lebih," kata Herdman dalam wawancara dengan kanal YouTube Liputan6 Sport pada 8 Oktober 2026, sebagaimana dikutip Rajaskor.
Herdman juga menyebut sedang berupaya merekrut dua pemain diaspora dengan karakter permainan dinamis untuk menambah daya gedor Garuda menjelang Piala Asia 2027.
Meski demikian, torehan Chirino belum sepenuhnya memenuhi standar yang dipatok Herdman. Pemain kelahiran Zwolle, Belanda, 24 Januari 2002 itu sejatinya berposisi sebagai bek kanan bernomor punggung 2, bukan winger. Selain selisih 1,9 km/jam dari angka 36, profil posisinya juga berbeda dari yang sedang diprioritaskan sang pelatih.
Chirino disebut memiliki garis keturunan Indonesia dari kakek dan neneknya yang berasal dari Kepulauan Maluku, sementara sang ayah berdarah Curacao. Ia merupakan jebolan akademi PEC Zwolle dan memperkuat tim senior klub tersebut pada 2021-2023, sebelum pindah ke Castellon pada musim panas 2023 dan direkrut Almeria dengan nilai transfer sekitar dua juta euro.
Di level internasional, Chirino pernah memperkuat Timnas Belanda kelompok umur, termasuk U-18. Pada 2023 ia sempat mendapat panggilan dari Curacao untuk pertandingan persahabatan, namun belum menjalani debut resmi bersama tim senior negara tersebut.
Untuk saat ini, peluang Chirino membela Garuda masih bersifat potensial, bukan kepastian. Belum ada informasi mengenai proses administrasi yang sedang dijalankan PSSI terkait sang pemain. Namun, dengan usia yang masih muda dan performa konsisten di Spanyol, nama Daijiro Chirino layak terus dipantau.
(Sumber: Rajaskor, Holopis, JournalArta)