Suarapantura.com - Malam puncak Ballon d'Or 2026 digelar di London Palladium, London, pada Senin malam waktu setempat. Penghargaan edisi ke-70 ini untuk pertama kalinya diselenggarakan di luar Paris, dengan Kate Scott dan Thierry Henry sebagai pembawa acara.
Menjelang pengumuman, perburuannya terbilang sangat terbuka. Tiga nama paling sering disebut sebagai favorit adalah kapten timnas Inggris Harry Kane, bintang muda Spanyol Lamine Yamal, dan penyerang Real Madrid Kylian Mbappe. Juara bertahan Ousmane Dembele juga masuk daftar, meski tidak banyak dijagokan untuk mempertahankan gelar.
Harry Kane menjadi favorit di bursa taruhan. Laporan yang beredar menyebut Kane mencetak 73 gol sepanjang musim lalu, memenangi Bundesliga bersama Bayern Muenchen, dan membawa Inggris finis di peringkat ketiga Piala Dunia. Jika menang, ia akan menjadi pemain Inggris pertama yang meraih Ballon d'Or sejak Michael Owen pada 2001.
Di sisi lain, Yamal punya modal trofi yang paling kuat. Pemain berusia 19 tahun itu membantu Spanyol menjuarai Piala Dunia setelah mengalahkan Argentina 1-0 lewat babak tambahan, serta memenangi La Liga bersama Barcelona. Ia finis di posisi kedua tahun lalu di belakang Dembele, dan kini berpeluang menjadi pemenang termuda, melewati rekor Ronaldo asal Brasil yang menang pada usia 21 tahun pada 1997.
Kylian Mbappe mengandalkan ketajaman individu. Ia dilaporkan menjadi pencetak gol terbanyak La Liga dan Liga Champions musim lalu, sekaligus merebut Sepatu Emas Piala Dunia dengan rekor 12 gol. Kelemahannya, ia tidak memenangi trofi bersama klub maupun timnas pada periode penilaian. Akhir pekan lalu, Mbappe justru mencetak dua gol saat Real Madrid menang 2-1 atas Barcelona di El Clasico.
Analisis sebuah firma data asal Prancis, Avisia, justru menempatkan Yamal di posisi teratas dengan peluang 23 persen, diikuti Kane 21 persen, lalu Mbappe dan Rodri masing-masing 19 persen. Perbedaan antara prediksi firma data dan bursa taruhan itu menunjukkan betapa ketatnya persaingan tahun ini.
Pemenang ditentukan oleh jurnalis dari 100 negara teratas peringkat FIFA, yang masing-masing menyusun 10 nama terbaik. Kriteria penilaiannya berurutan: penampilan individu dan peran penentu, prestasi tim, serta sikap dan fair play. Periode penilaian berlangsung dari 3 Agustus 2025 hingga 19 Juli 2026, hari final Piala Dunia.
Sejumlah nama lain juga patut diperhatikan, termasuk Lionel Messi, pemenang delapan kali yang disebut sebagai kuda hitam setelah tampil kuat di Piala Dunia, serta Rodri yang dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Dunia. Dembele diperkirakan hadir di London, sementara Khvicha Kvaratskhelia dikabarkan absen karena akan menjalani operasi lutut.
Pada akhirnya, pemenang malam ini akan ditentukan oleh apa yang lebih dihargai para juri: rekor gol dan statistik individu, atau trofi besar yang diangkat bersama tim. Jawabannya akan diketahui begitu amplop pemenang dibuka di atas panggung London.
Sumber: 234Radio, The Genius Media, Particle News.