Suarapantura.com - Galatasaray memenangi derbi Istanbul dengan skor 2-1 atas Fenerbahce pada pekan kesembilan Super Lig Turki 2026/2027 di RAMS Park, Senin (26/10/2026). Dua gol Victor Osimhen menjadi pembeda dalam laga yang berjalan panas sejak awal hingga setelah peluit panjang dibunyikan.
Osimhen membuka keunggulan tuan rumah pada menit ke-29. Penyerang asal Nigeria itu memanfaatkan umpan Baris Alper Yilmaz sebelum melepaskan penyelesaian ke gawang Fenerbahce. Menjelang turun minum, Osimhen kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-44 lewat sundulan setelah upaya Davinson Sanchez, sehingga Galatasaray memimpin 2-0 di babak pertama.
Ketegangan sebenarnya sudah terasa sejak detik-detik awal pertandingan. Bek Galatasaray, Abdulkerim Bardakci, sempat bersitegang dengan penyerang Fenerbahce, Romelu Lukaku, dalam perebutan bola. Wasit sempat menghampiri keduanya untuk meredakan situasi sebelum pertandingan dilanjutkan, tetapi tensi persaingan kedua tim tetap tinggi sepanjang laga.
Fenerbahce bangkit setelah jeda dan memperkecil ketertinggalan pada menit ke-62. Irfan Can Kahveci mencetak gol lewat tendangan salto yang membuat pertandingan kembali terbuka. Gol itu sempat membangkitkan harapan tim tamu, tetapi Galatasaray mampu menjaga keunggulan hingga akhir pertandingan dan mengamankan tiga poin di kandang sendiri.
Keributan justru kembali mencuat setelah pertandingan selesai. Roland Sallai dan Kerem Akturkoglu dilaporkan terlibat adu mulut, dan situasi itu kemudian melibatkan pemain lain dari kedua kubu. Abdulkerim Bardakci dan Archie Brown dilaporkan terlibat bentrokan hingga keduanya terjatuh, sementara petugas keamanan stadion dan aparat kepolisian masuk ke lapangan untuk memisahkan para pemain.
Akibat insiden setelah laga tersebut, Bardakci dan Brown sama-sama menerima kartu merah dari wasit. Laporan pertandingan menyebut total ada sembilan kartu kuning dan dua kartu merah yang keluar dalam derbi tersebut, sebuah gambaran betapa panasnya persaingan dua klub sekota itu.
Kemenangan ini menjaga Galatasaray di puncak klasemen sementara Super Lig dengan 22 poin dari sembilan pertandingan. Fenerbahce tertahan di peringkat kelima dengan 16 poin, sehingga jarak kedua tim di papan klasemen semakin melebar. Bagi Galatasaray, kemenangan atas rival terbesarnya juga menjadi modal penting dalam perburuan gelar musim ini.
Derbi Istanbul memang bukan sekadar perebutan tiga poin. Laga ini sarat gengsi dan kebanggaan suporter, sehingga setiap insiden di lapangan kerap menjadi sorotan luas. Insiden usai laga kali ini pun berpotensi menjadi perhatian otoritas liga terkait kemungkinan tindak lanjut disiplin.
Artikel ini disusun dari laporan AFU.id dan Nogomania.