Suarapantura.com - Kabar membanggakan datang dari Eropa untuk bulutangkis Indonesia. Pebulu tangkis muda Suciati Aqueena Ayu memborong dua gelar juara pada Luxembourg U17 Open 2026 di Luksemburg, masing-masing di nomor tunggal putri dan ganda campuran.
Turnamen yang menjadi bagian dari Sirkuit U17 Badminton Europe itu digelar di Coque, Luksemburg, pada 23 hingga 25 Oktober 2026. Ayu dan Rajendra Daffa Al Basith dikirim Pengurus Kota PBSI Jakarta Selatan untuk tampil di ajang tersebut setelah melewati proses seleksi.
Pada final tunggal putri, Ayu yang berasal dari Boyolali, Jawa Tengah, mengalahkan wakil Jerman, Isabella Deng, dengan skor 21-13 dan 21-16. Kemenangan dua gim langsung itu memastikan gelar pertama Ayu di level internasional.
Gelar kedua diraih Ayu bersama Rajendra di nomor ganda campuran. Pasangan Indonesia itu menundukkan pasangan unggulan ketujuh asal Irlandia, Coley Chambers dan Amira Pander, dengan skor 21-8 dan 21-18 pada partai final. Hasil tersebut sekaligus menjadi gelar internasional pertama bagi Rajendra.
Setibanya di Tanah Air, Ayu mengaku bersyukur karena perjuangannya tidak mudah. Ia menyebut setiap lawan yang dihadapi di Luksemburg memberikan perlawanan sengit, sehingga gelar tersebut terasa istimewa sebagai gelar internasional pertamanya.
Pelatih Yuan Kartika mengatakan persiapan kedua atlet itu berlangsung intensif sebelum berangkat. Menurutnya, capaian di Luksemburg harus menjadi pemicu untuk tampil lebih konsisten di turnamen-turnamen berikutnya, terutama di level nasional.
Pengurus Kota PBSI Jakarta Selatan sendiri rutin mengirimkan pebulu tangkis muda potensial untuk bertanding di Eropa setiap tahun. Pada edisi sebelumnya, wakil Jakarta Selatan juga pernah meraih gelar di Istanbul U-17 Open 2025.
Sebelum tampil di Luksemburg, Ayu sempat menembus delapan besar pada Yonex Sunrise Pembangunan Jaya Raya Junior International Grand Prix 2025. Ia juga pernah melaju hingga perempat final Sirkuit Nasional A Jawa Barat pada awal tahun ini, sebuah bekal berharga sebelum menguji diri di Eropa.
Prestasi Ayu dan Rajendra diharapkan menjadi bekal penting dalam perjalanan mereka menuju level yang lebih tinggi. Konsistensi, kerja keras, dan pengalaman bertanding di luar negeri menjadi modal yang diharapkan terus terjaga pada musim-musim berikutnya.
Sumber: ANTARA dan ObserverID.