Suarapantura.com - Kabar baik datang dari sepak bola Indonesia. Penyerang berusia 23 tahun, Lassana Doucoure, resmi menjadi pemain FK Haugesund, klub yang berkompetisi di kasta kedua Liga Norwegia, setelah proses panjang pengurusan izin kerja akhirnya rampung.
FK Haugesund mengumumkan kepastian tersebut melalui situs resminya. Klub itu mengikat Doucoure dengan kontrak hingga akhir musim 2027, setelah sang pemain menjalani masa uji coba pada musim panas dan dinilai tampil meyakinkan selama seleksi.
Doucoure sebenarnya sudah berlatih bersama skuad utama FK Haugesund sejak awal Agustus 2026. Namun, ia belum bisa tampil dalam pertandingan resmi karena masih menunggu izin kerja dari otoritas Norwegia. Begitu dokumen itu terbit, statusnya pun disahkan dan ia berhak mengenakan seragam klub dalam pertandingan kompetitif.
"Setelah penantian panjang dan penuh kesabaran, Lassana Doucoure resmi menjadi pemain FK Haugesund," tulis klub dalam pengumuman resminya.
Direktur Olahraga FK Haugesund, Kristoffer Haraldseid, menjelaskan bahwa klub telah menyelesaikan seluruh formalitas dari pihaknya, tetapi harus menunggu keputusan otoritas Norwegia sebelum sang pemain dinyatakan layak bermain. Ia menyebut Doucoure sebagai pemain yang diproyeksikan untuk musim mendatang.
"Kami melihat Lassana sebagai pemain untuk musim depan dan dia akan terus menjadi bagian dari kelompok latihan tim utama seperti yang telah dijalaninya sejak tiba di sini pada awal Agustus," kata Haraldseid.
Haraldseid juga menilai Doucoure memiliki karakter menyerang dan sejumlah kualitas menarik yang ingin dikembangkan klub. Karena itu, masa adaptasi bersama tim utama sejak awal kedatangan menjadi bagian penting dari rencana pengembangan sang pemain.
Doucoure lahir di Jakarta pada 30 Juli 2003 dari orang tua asal Mali, dan memegang paspor Indonesia. Sebelum hijrah ke Eropa, ia pernah memperkuat Barito Putera dan merupakan pemain didikan Dewa United. Latar belakang itu membuat namanya mulai menarik perhatian suporter Indonesia, meski ia belum banyak dikenal publik.
FK Haugesund sendiri bukan klub sembarangan. Klub tersebut pernah cukup lama bermain di kasta tertinggi Norwegia sejak 2010 sebelum terdegradasi pada musim 2025, dan kini berjuang untuk kembali ke Eliteserien. Pengalaman klub di kompetisi Eropa, termasuk tiga kali tampil di babak kualifikasi Liga Europa, menjadi lingkungan baru bagi Doucoure untuk berkembang.
Dengan kontrak hingga akhir 2027, Doucoure kini memiliki kesempatan untuk membuktikan kualitasnya di Eropa. Meski namanya mulai dikaitkan dengan timnas Indonesia, belum ada konfirmasi resmi mengenai pemanggilan dirinya ke skuad Garuda, sehingga peluang itu masih bergantung pada performa dan keputusan pelatih.
Sumber: Bola.com, FK Haugesund, LigaOlahraga.