Suarapantura.com - AS Roma menjaga rekor tak terkalahkan mereka di Serie A musim ini setelah menutup laga pekan kesembilan dengan kemenangan 4-2 atas Cagliari di Stadio Olimpico, Selasa, 27 Oktober 2026. Kemenangan itu ditentukan oleh dua gol pada menit-menit akhir, setelah Cagliari sempat menyamakan kedudukan.
Laga berjalan tidak mudah bagi tuan rumah. Cagliari justru membuka keunggulan lebih dulu pada menit ke-10. M'Bala Nzola mengeksekusi penalti dengan tenang setelah wasit menunjuk titik putih akibat handball Niccolo Pisilli, sebuah keputusan yang dikonfirmasi lewat tayangan ulang video.
Roma tidak membutuhkan waktu lama untuk merespons. Umpan silang Nahuel Molina disambut sundulan Emanuele Lulli yang mengubah skor menjadi 1-1 pada menit ke-15. Gol itu menjadi gol kedua beruntun pemain berusia 19 tahun tersebut. Lulli kembali berperan penting tak lama kemudian, ketika ia terlibat dalam proses gol kedua Roma yang dicetak Pisilli pada menit ke-21. Gol itu sekaligus menjadi penebusan bagi Pisilli atas kesalahannya di awal laga.
Selepas jeda, pertandingan tetap berjalan ketat dan kedua penjaga gawang sibuk mengamankan gawang masing-masing. Kiper Cagliari, Elia Caprile, menggagalkan tendangan bebas Matias Soule serta peluang Santiago Castro. Di sisi lain, Pierluigi Gollini menahan sejumlah ancaman Cagliari, termasuk peluang Alieu Fadera dalam situasi satu lawan satu.
Cagliari akhirnya menemukan gol penyeimbang pada menit ke-81. Umpan Adam Obert diselesaikan Daniel Maldini dengan tembakan ke sudut bawah gawang, membuat skor kembali imbang 2-2 dan membuka peluang tim tamu mencuri poin di Olimpico.
Namun, Roma menunjukkan ketenangan pada fase penentuan. Pemain pengganti Daniele Ghilardi mengirimkan umpan silang akurat yang disundul Rodrigo Mora pada menit ke-85 untuk membawa Roma kembali unggul. Dua menit berselang, Donyell Malen yang juga masuk dari bangku cadangan menyambar bola muntah dan memastikan kemenangan 4-2 bagi tuan rumah.
Hasil ini membuat Roma mengoleksi 21 poin dari sembilan pertandingan, dengan catatan enam kemenangan dan tiga hasil imbang. Mereka kini terpaut empat poin dari Lazio yang berada di puncak klasemen Serie A. Sementara itu, Cagliari menelan kekalahan ketiga beruntun di liga dan tertahan di papan tengah.
Kemenangan atas Cagliari menegaskan karakter Roma musim ini. Mereka dua kali membalikkan keadaan dalam satu pertandingan, pertama setelah tertinggal lewat penalti, dan kedua setelah keunggulan mereka disamakan pada pengujung laga. Gol-gol dari bangku cadangan menjadi pembeda, sekaligus bukti kedalaman skuad yang dimiliki tim ibu kota Italia tersebut.
Sumber: Sportingpedia, ClutchBrief.