Suarapantura.com - Timnas Indonesia U-15 dipastikan menghadapi Luksemburg pada perempat final Tier C FIFA U-15 World Cup & Festival 2026 di Azerbaijan. Kepastian lawan Garuda Muda itu muncul setelah Luksemburg menyingkirkan Malawi pada babak 16 besar, sementara Indonesia lebih dulu melaju usai menundukkan Panama.
Luksemburg melangkah ke delapan besar dengan kemenangan meyakinkan 7-2 atas Malawi di Baku. Laporan The Maravi Post yang mengutip Federasi Sepak Bola Malawi menyebutkan Luksemburg sudah unggul 3-2 pada babak pertama, sebelum menambah empat gol lagi pada babak kedua.
Hasil tersebut menegaskan ketajaman Luksemburg di fase gugur. Sebelum menghadapi Malawi, Luksemburg juga menang telak 8-2 atas Liberia. Artinya, dalam dua pertandingan terakhirnya, Luksemburg mencetak 15 gol.
Di sisi lain, Malawi harus mengakhiri perjalanannya di turnamen ini. Tim berjuluk Junior Flames itu menutup kiprahnya setelah memainkan tujuh pertandingan dengan catatan empat kemenangan dan tiga kekalahan. Presiden Federasi Sepak Bola Malawi, Fleetwood Haiya, menyampaikan simpati kepada para pemain muda tersebut dan menilai turnamen ini menjadi ajang penting untuk menambah pengalaman internasional.
Indonesia sendiri tiba di perempat final lewat jalur yang tidak kalah dramatis. Garuda Muda lebih dulu menyingkirkan Moldova melalui adu penalti 9-8 setelah bermain imbang 3-3 pada waktu normal di babak 32 besar. Setelah itu, Indonesia menang 5-3 atas Panama pada babak 16 besar.
Pada laga melawan Panama, Indonesia sempat unggul 3-2 pada babak pertama. Dua gol tambahan pada babak kedua, yang dicetak Fayyad dan Nazar, memastikan kemenangan tersebut. Nazar menjadi pencetak gol terbanyak Indonesia pada laga itu dengan dua gol, sedangkan tiga gol lainnya dicetak Lyonel, Rendra, dan Fayyad.
Duel melawan Luksemburg diperkirakan menjadi ujian serius bagi lini pertahanan Indonesia. Dalam dua laga fase gugur sebelumnya, gawang Garuda Muda kebobolan tiga gol dari Moldova pada waktu normal dan tiga gol dari Panama. Sebaliknya, lini serang Indonesia juga terbukti produktif dengan lima gol ke gawang Panama.
Perlu dipahami pula konteks turnamen ini. FIFA U-15 World Cup & Festival 2026 menggunakan format delapan lawan delapan dengan durasi dua babak yang masing-masing berlangsung 20 menit. Peserta Tier C bersaing melalui jalur fase gugur tersendiri, sedangkan perebutan gelar juara utama berlangsung di Tier A. Dengan demikian, kemenangan Indonesia atas Panama membawa Garuda Muda ke perempat final Tier C, bukan perempat final perebutan gelar utama.
Meski begitu, capaian ini tetap menjadi modal berharga bagi Timnas Indonesia U-15. Konsistensi mencetak gol dan kemampuan bangkit pada momen krusial, seperti saat adu penalti melawan Moldova, menjadi bekal penting menghadapi Luksemburg yang sedang tajam di depan gawang lawan.
Sumber: The Maravi Post, Topik.id.