Suarapantura.com - Langkah ganda putra unggulan pertama Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Muhammad Reza Pahlevi Isfahani, terhenti di babak 16 besar Hylo Open 2026. Bertanding di Saarlandhalle, Saarbrücken, Jerman, pada Kamis (29/10/2026), Sabar/Reza kalah dua gim langsung dari pasangan Malaysia, Aaron Tai/Yap Roy King, dengan skor 22-20, 21-19.
Kekalahan ini terasa menyesakkan karena kedua gim berjalan ketat hingga poin-poin akhir. Sabar/Reza, yang berstatus unggulan pertama di turnamen level BWF World Tour Super 500 tersebut, tidak mampu membalikkan keadaan saat Aaron/Yap menutup gim pertama 22-20 dan kembali unggul tipis 21-19 pada gim kedua.
Hasil tersebut menjadi kejutan, mengingat Aaron/Yap tampil sebagai pasangan non-unggulan. Duo Malaysia itu merupakan juara Arctic Open dan baru menjalani turnamen keempat bersama. Dalam empat pekan terakhir, peringkat mereka dilaporkan meroket hingga 276 tingkat dari posisi sekitar 350 dunia.
Bagi Sabar/Reza, kekalahan ini memutus langkah mereka setelah sebelumnya lolos ke 16 besar lewat kemenangan atas ganda Inggris, Alex Green/Zach Russ. Padahal, sebagai unggulan pertama, mereka diharapkan melaju jauh di turnamen yang berlangsung pada 27 Oktober hingga 1 November 2026 itu.
Pertemuan ini juga menambah catatan rivalitas kedua pasangan. Yap Roy King sebelumnya pernah berhadapan dengan Sabar/Reza di final Spain Masters 2024 bersama Junaidi Arif, dan kala itu kalah. Setahun berselang, di final Macau Open 2025, Junaidi/Yap membalas dengan mengalahkan Sabar/Reza. Kini, bersama Aaron Tai, Yap kembali menjadi batu sandungan bagi ganda putra Indonesia tersebut.
Pada hari yang sama, Malaysia juga memastikan satu tiket perempat final lainnya lewat ganda campuran Hoo Pang Ron/Lai Pei Jing, yang mengalahkan unggulan keempat asal Taiwan, Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang, dengan skor 21-9, 21-16. Rangkaian hasil itu menegaskan kuatnya wakil Malaysia di Saarbrücken, sekaligus membuat kegagalan Sabar/Reza terasa semakin berat bagi kubu Indonesia.
Dengan kemenangan ini, Aaron/Yap melaju ke perempat final Hylo Open 2026 dan menjaga momentum mereka di rangkaian tur Eropa. Sementara itu, Sabar/Reza harus mengakhiri kiprahnya lebih cepat dari target dan mengevaluasi penampilan mereka pada laga-laga penentuan yang berjalan ketat.
Sumber: SNE Sports; Wikipedia.