Suarapantura.com - Kabar baik datang untuk Jorge Martin di Sirkuit Sepang. Pembalap Aprilia itu dinyatakan fit untuk melanjutkan Grand Prix Malaysia 2026 setelah menjalani pemeriksaan medis lanjutan usai sesi latihan bebas pertama (FP1) pada Jumat (30/10/2026).
Kepastian itu diumumkan Aprilia tak lama setelah FP1 berakhir. Sebelumnya, tim medis MotoGP memang sudah menyatakan Martin layak turun pada FP1 hari Kamis, namun kondisinya wajib dievaluasi ulang begitu sesi pembuka selesai. Direktur medis kejuaraan, Angel Charte, bahkan langsung mendatangi garasi Aprilia untuk memeriksa pergelangan tangan kanan Martin yang cedera.
Martin mengalami patah tulang radius di pergelangan tangan kanannya akibat kecelakaan pada sprint di Phillip Island, Australia, akhir pekan lalu. Cedera itu pula yang membuatnya absen dari balapan utama Grand Prix Australia. Di Sepang, ia tetap menuntaskan 12 lap pada FP1 dan finis di posisi ke-20, tertinggal 1,835 detik dari Marc Marquez yang menjadi tercepat.
Meski tidak menunjukkan kesulitan berarti saat berada di atas motor, Martin dilaporkan masih membutuhkan bantuan untuk mengenakan sarung tangan dan helm. Manajer tim Aprilia, Paolo Bonora, pun memberi peringatan jelas: tulang yang patah itu tidak bergeser, tetapi Martin diminta tidak mengambil risiko apa pun. Jika merasa bisa finis dengan aman, ia dipersilakan membalap; jika tidak, ia diminta berhenti.
Hasil pemeriksaan medis ini menjaga asa Martin dalam perebutan gelar juara dunia. Ia kini tertinggal 10 poin dari Marquez yang memimpin klasemen, sementara rekan setimnya, Marco Bezzecchi, berada di posisi ketiga dengan selisih 50 poin. Sesi Practice pada Jumat siang akan menentukan pembalap yang langsung lolos ke kualifikasi kedua (Q2), sebelum sprint digelar Sabtu dan balapan utama berlangsung Minggu.
Di sisi lain, kabar buruk menimpa kubu Aprilia lainnya. Raul Fernandez dari tim Trackhouse dinyatakan tidak fit dan mundur dari sisa akhir pekan di Sepang. Cedera patah jari telunjuk kanannya, yang didapat pada sprint di Mandalika awal bulan ini, dinilai menghalanginya mengendarai motor dengan benar. Setelah menjalani pemeriksaan medis bersama direktur medis kejuaraan, Fernandez resmi tidak bisa melanjutkan Grand Prix Malaysia.
Dengan demikian, Aprilia kehilangan satu pembalapnya di Sepang, sementara Martin tetap bertahan untuk menjaga peluang gelarnya tetap hidup.
Sumber: Crash.net, LigaOlahraga.com.