Suarapantura.com - Persaingan Ballon d'Or 2026 ternyata jauh lebih ketat dari yang terlihat pada malam penganugerahan. Majalah France Football, penyelenggara penghargaan tersebut, merilis rincian pemungutan suara pada Jumat, 30 Oktober 2026, dan hasilnya menunjukkan Harry Kane hanya unggul 28 poin atas Kylian Mbappe.
Kane, penyerang Bayern Munchen dan tim nasional Inggris, mengumpulkan total 1.055 poin. Sementara itu, Mbappe, kapten timnas Prancis yang membela Real Madrid, finis di posisi kedua dengan 1.027 poin. Selisih tipis itu menjadi margin terkecil di bawah sistem pemungutan suara Ballon d'Or saat ini, menurut laporan theScore yang mengutip edisi terbaru France Football.
Ballon d'Or ditentukan lewat suara 100 jurnalis yang mewakili 100 negara teratas dalam peringkat FIFA. Setiap jurnalis menyusun daftar 10 pemain favorit, dengan poin 15 untuk pilihan pertama, 12 untuk kedua, 10 untuk ketiga, dan seterusnya hingga satu poin untuk posisi kesepuluh.
Keunggulan Kane terutama datang dari jumlah suara posisi pertama. Ia ditempatkan di urutan teratas oleh 40 jurnalis, jauh di atas Mbappe yang mendapat 23 suara pertama. Kane juga muncul di 98 lembar suara, sedangkan Mbappe tercatat di 97 lembar suara.
Di posisi ketiga, bintang muda Barcelona, Lamine Yamal, mengumpulkan 881 poin dengan 13 suara posisi pertama. Yamal tertinggal 174 poin dari Kane, meski pada musim panas lalu ia membawa Spanyol menjuarai Piala Dunia.
Gelar ini bersejarah bagi Kane. Di usia 33 tahun, ia menjadi pemain Inggris pertama yang memenangi Ballon d'Or sejak Michael Owen pada 2001. Sepanjang musim 2025/2026, Kane mencetak 73 gol untuk Bayern Munchen dan timnas Inggris, sebuah produktivitas yang menjadi fondasi kemenangannya.
Bagi Mbappe, posisi kedua adalah pencapaian terbaiknya sejauh ini di ajang Ballon d'Or, tetapi juga menjadi penundaan lagi atas impiannya meraih trofi individu paling bergengsi di dunia sepak bola. Ia harus menerima kenyataan bahwa jarak menuju gelar hanya terpaut 28 poin.
Kane resmi dinobatkan sebagai pemenang Ballon d'Or 2026 pada seremoni di London Palladium, London, pada 26 Oktober 2026. Rincian suara yang kini dipublikasikan France Football memberi gambaran yang lebih jelas tentang betapa sengitnya duel dua penyerang tersebut hingga akhir pemungutan suara.
Sumber: RCTI+ dan theScore.