Suarapantura.com - Korea Open 2026 resmi dimulai pada Selasa, 3 November 2026, di Jinnam Stadium, Yeosu, Korea Selatan. Indonesia mengirimkan 12 wakil untuk bersaing pada turnamen BWF World Tour Super 500 yang berlangsung hingga Minggu, 8 November 2026, dengan total hadiah 500.000 dolar Amerika Serikat.
Sektor tunggal putra menjadi tumpuan utama kontingen Merah Putih. Sebanyak enam pemain diturunkan, yakni Alwi Farhan, Anthony Sinisuka Ginting, Moh. Zaki Ubaidillah atau Ubed, Muhamad Yusuf, Prahdiska Bagas Shujiwo, dan Richie Duta Richardo yang harus melewati babak kualifikasi terlebih dahulu.
Alwi Farhan, yang berstatus unggulan keempat tunggal putra, langsung menghadapi ujian berat pada babak pertama. Ia dijadwalkan bertemu Kenta Nishimoto dari Jepang, lawan yang dikenal tangguh dan kerap menyulitkan pemain Indonesia.
Sementara itu, Ubed juga mendapat lawan berat sejak awal. Finalis French Open 2026 itu dijadwalkan menghadapi unggulan ketujuh asal Jepang, Yushi Tanaka, pada babak 32 besar. Ubed datang ke Yeosu dengan modal penampilan impresif di Eropa, meski ia mengakui kondisi fisiknya belum pulih sepenuhnya setelah jadwal pertandingan yang padat.
Ubed berharap bisa menjaga konsistensi permainan seperti saat tampil di French Open. Ia menyebut kunci penampilannya ada pada kesiapan mental dan menjaga kekuatan pikiran, meski tubuhnya belum sepenuhnya bugar.
Nama Richie Duta Richardo juga patut diperhatikan. Pemain muda tersebut menjalani debutnya di turnamen level Super 500 setelah menjuarai Indonesia Masters 2026 di Kudus pada 25 Oktober lalu. Kepercayaan diri Richie sedang tinggi, tetapi ia harus lebih dulu lolos dari babak kualifikasi sebelum masuk undian utama.
Di sektor lain, Indonesia menurunkan tiga tunggal putri, yakni Thalita Ramadhani Wiryawan, Mutiara Ayu Puspitasari, dan Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi, dengan dua di antaranya memulai dari kualifikasi. Satu pasangan ganda putri, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine, juga akan berjuang, begitu pula dua pasangan ganda campuran, M. Nawaf Khoiriyansyah/Indah Cahya Sari Jamil dan Jafar Hidayatullah/Rinjani Kwinnara Nastine.
Menariknya, Rinjani dijadwalkan tampil di dua nomor sekaligus, yakni ganda putri dan ganda campuran. Di sisi lain, Indonesia tidak menurunkan wakil pada nomor ganda putra di turnamen kali ini.
Jadwal pertandingan pada hari pertama, Selasa, 3 November, mempertandingkan babak kualifikasi serta sebagian laga babak 32 besar. Sesuai jadwal awal, kualifikasi dimulai pukul 08.00 WIB, sedangkan sesi babak utama dijadwalkan mulai pukul 14.00 WIB. Babak 32 besar berlanjut pada Rabu, 4 November, disusul babak 16 besar pada Kamis, 5 November, perempat final pada Jumat, 6 November, semifinal pada Sabtu, 7 November, dan final seluruh sektor pada Minggu, 8 November.
Korea Open tahun ini juga terasa berbeda karena juara bertahan tunggal putra, Jonatan Christie, tidak masuk daftar peserta. Pada edisi 2025, Jonatan menjuarai turnamen ini setelah mengalahkan Anders Antonsen dari Denmark pada partai final. Absennya Jonatan membuka peluang bagi para pemain muda Indonesia untuk membuktikan kedalaman skuad Merah Putih.
Dengan kombinasi pemain berpengalaman seperti Ginting dan pemain muda yang sedang naik seperti Alwi, Ubed, dan Richie, Korea Open 2026 bukan hanya soal perebutan gelar. Turnamen ini juga menjadi ajang penting untuk menguji konsistensi dan menambah poin peringkat dunia menjelang berakhirnya kalender turnamen BWF tahun ini.
Sumber: Aktualita, Limapagi, dan BWF World Tour.