Suarapantura.com - Judoka muda Indonesia Sashenka Cahaya Fatimah mempersembahkan medali pertama bagi kontingen Merah Putih di Youth Olympic Games (YOG) Dakar 2026. Ia meraih medali perunggu dari nomor judo putri kelas -63 kilogram setelah memenangi perebutan tempat ketiga di Dakar Expo Centre, Senegal, Senin (2/11/2026).
Pada laga penentuan medali perunggu, Sashenka menghadapi judoka Aljazair, Dounia Berrahoual. Pertandingan berjalan ketat hingga momen krusial ketika tersisa 1 menit 20 detik. Sashenka mencetak waza-ari yang memberinya keunggulan, lalu menjaga keunggulan tersebut sampai pertandingan berakhir.
Jalan Sashenka menuju podium tidak mudah. Ia harus melewati babak repechage setelah kalah lewat ippon dari judoka Korea Selatan, Kwak Yuju, pada pertandingan pertamanya. Sashenka kemudian bangkit dan mengalahkan wakil Lebanon, Teressa Chayeb, lewat ippon pada babak repechage, sebelum memastikan perunggu lewat kemenangan atas Berrahoual.
Federasi Judo Internasional (IJF) mencatat waza-ari Sashenka menjadi penentu atas Berrahoual, yang membalas lewat yuko. Pada nomor yang sama, medali emas diraih Jolina Reinhold dari Jerman, sedangkan medali perak menjadi milik Khushbu Rajakbhai Darjada dari India.
Medali ini terasa istimewa karena menjadi medali pertama Indonesia dari cabang judo sepanjang keikutsertaan di Youth Olympic Games sejak edisi perdana di Singapura pada 2010. Medali tersebut juga menjadi pembuka perolehan medali kontingen Indonesia di Dakar 2026.
Pada ajang yang berlangsung 31 Oktober hingga 13 November 2026 itu, Indonesia diperkuat 12 atlet, terdiri atas enam putra dan enam putri, yang berlaga di sembilan cabang olahraga. Sashenka sendiri akan merayakan ulang tahun ke-16 pada 14 November mendatang, sehingga pencapaian di Dakar menjadi modal berharga dalam perjalanan kariernya.
Keberhasilan Sashenka menunjukkan bahwa pembinaan atlet muda Indonesia mampu bersaing di level dunia. Medali perunggu ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi atlet-atlet muda lainnya yang masih akan bertanding di Dakar.
Bagi kontingen Indonesia, medali perunggu ini menjadi awal yang penting di tengah persaingan para atlet muda terbaik dunia. Hasil tersebut juga memperlihatkan ketangguhan mental Sashenka yang mampu bangkit setelah kekalahan awal dan memaksimalkan kesempatan kedua lewat jalur repechage.
Sumber: ANTARA, Liputan6, IJF.