Suarapantura.com - PSS Sleman membuka kiprahnya di I.League Cup 2026/2027 dengan kemenangan telak 6-0 atas PSGC Ciamis pada laga Grup F di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (4/11/2026) sore WIB.
Penyerang asal Brasil, Gustavo Tocantins, menjadi bintang kemenangan tersebut dengan mencetak empat gol. Dua gol lainnya disumbangkan penyerang lokal Dimas Drajad. Hasil ini langsung mengantar PSS ke puncak klasemen sementara Grup F dengan tiga poin, sementara PSGC berada di dasar klasemen tanpa poin.
PSS yang bermain di hadapan pendukungnya sendiri tampil menekan sejak awal, tetapi gol pembuka baru tercipta pada menit ke-33 melalui Tocantins. Keunggulan itu bertambah menjelang turun minum setelah PSGC harus bermain dengan sepuluh pemain akibat kartu merah yang diterima Muhammad Fikram pada masa injury time babak pertama.
Situasi tersebut dimanfaatkan dengan baik oleh tuan rumah. Tocantins menggandakan keunggulan PSS lewat eksekusi penalti pada menit ke-45+2, sehingga skor menjadi 2-0 saat jeda.
Unggul jumlah pemain membuat PSS semakin leluasa menguasai jalannya pertandingan pada babak kedua. Dimas Drajad mencetak dua gol beruntun di awal paruh kedua dan mengubah kedudukan menjadi 4-0, membuat perlawanan PSGC praktis berakhir.
Pesta gol PSS belum berhenti. Tocantins kembali mencetak gol lewat penalti pada menit ke-73, sebelum menutup penampilannya yang gemilang dengan gol keempat pada masa injury time babak kedua. Skor 6-0 pun bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Sebagai tim dari kasta tertinggi sepak bola Indonesia, PSS memang lebih diunggulkan dalam duel lintas kasta ini. Perbedaan kualitas kedua tim terlihat jelas sepanjang pertandingan, terutama setelah PSGC kehilangan satu pemain dan semakin kesulitan membendung serangan tuan rumah.
Kemenangan besar ini menjadi modal penting bagi PSS dalam persaingan Grup F. Selain menjaga peluang lolos ke fase berikutnya, hasil tersebut juga menunjukkan ketajaman lini serang Super Elang Jawa, julukan PSS, pada awal perjalanan mereka di kompetisi ini.
Bagi PSGC, kekalahan telak ini menjadi pukulan awal yang berat. Tim asal Ciamis tersebut harus segera berbenah jika tidak ingin semakin tertinggal dalam perebutan posisi di Grup F.
Sumber: Informasi.com dan Rajaskor.id.