Suarapantura.com - Pebulu tangkis Indonesia Apriyani Rahayu dipastikan mengakhiri musim kompetisi 2026 lebih awal. Peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 itu harus menepi dari sisa turnamen tahun ini untuk memulihkan cedera lutut yang kembali kambuh.
Kepastian tersebut disampaikan Kepala Pelatih Ganda Campuran PBSI Nova Widianto saat ditemui di Pelatnas PBSI, Cipayung, Kamis (5/11/2026). Menurut Nova, Apriyani membutuhkan waktu istirahat sekitar satu bulan karena jadwal turnamen yang berdekatan.
"Apri kemarin ada kendala di dengkulnya. Ya butuh istirahatlah. Jadi mungkin untuk tahun ini dia batal semua (ikut turnamen). Kan satu bulan istirahat, karena turnamennya kan mepet tuh," kata Nova.
Cedera itu kambuh setelah Apriyani terpeleset saat berusaha menjangkau bola depan pada babak 16 besar Indonesia Masters di Kudus, Oktober lalu. Berpasangan dengan Bagas Maulana, ia menghadapi pasangan Thailand Phuwanat Horbanluekit dan Fungfa Korpthammakit. Setelah memenangi gim pertama 21-18 dan kehilangan gim kedua 17-21, pasangan Indonesia itu tidak dapat melanjutkan pertandingan pada gim penentuan.
Lutut yang bermasalah itu sebelumnya pernah menjalani operasi, sehingga tim pelatih memilih tidak mengambil risiko. Apriyani juga sudah lebih dulu mundur dari Australian Open pada Oktober lalu karena cedera yang sama.
Nova menegaskan kondisi Apriyani tidak tergolong parah. Atlet berusia 28 tahun itu bahkan sudah kembali menjalani latihan ringan, termasuk memegang raket dan berlatih keterampilan secara bertahap. "Cederanya sih enggak terlalu parah. Dia sudah mulai latihan, tadi sudah mulai megang raket, skill dikit-dikit," ujar Nova.
Absennya Apriyani mengubah agenda akhir musim yang sudah disusun PBSI. Ia dipastikan melewatkan Korea Open yang sedang berlangsung di Yeosu, Korea Selatan, serta Kaohsiung Masters pada 10-15 November dan Syed Modi India International pada 24-29 November. Keikutsertaannya di India sebelumnya masih dipertimbangkan.
Fokus tim kini beralih ke pemulihan penuh agar Apriyani bisa kembali berkompetisi tahun depan. PBSI juga masih mengevaluasi komposisi pasangan Apriyani untuk musim mendatang, apakah tetap berduet dengan Bagas Maulana atau kembali dipasangkan dengan Indah Cahya Sari Jamil. Keputusan itu akan diambil berdasarkan hasil pertandingan dan evaluasi bersama para pemain.
Sumber: Detik Sport, SuaraGarut, Kaifa News.