SuaraPantura.com - Baru-baru ini masyarakat dihebohkan oleh ulah LSM anarkis yang melakukan demo di Mapolda Jawa Barat, bahkan salah satu anggota LSM tersebut nekat menaiki patung maung Lodaya di Polda Jabar.
Lantas, kenapa Polda Jabar begitu marah saat Patung Maung Lodaya dinaiki sembarangan atau dilecehkan?
Patung Macan Lodaya yang berada di Kantor Mapolda Jawa Barat merupakan lambang mitologi Rakyat Sunda.
Macan Lodaya atau sering disebut Maung Lodaya dipercaya Masyarakat Sunda sebagai macan hitam Prabu Siliwangi, Raja Padjajaran.
Maung Lodaya menurut cerita merupakan penghuni gunung sunda. Gugusan Gunung Sunda yang berada di wilayah Kabupaten Sukabumi yang terkandung sejumlah goa yang mengandung kekuatan mistis.
Oleh sebagian orang Gunung Sunda masih dikeramatkan dan dipercaya tempat persinggahan Prabu Siliwangi dan para pengawalnya. Katanya, di goa itu tempat penyimpanan peralatan senjata perang laskar Pajajaran. Dan sering kali ada penampakan berupa ‘maung’ atau macan.
Bila harimau menjadi lambang Kodam Siliwangi, macan Lodaya menjadi lambang kepolisian Jawa Barat. Bagi jajaran kepolisian di Jawa Barat macan Lodaya bukan sekedar patung namun dia sudah menjadi harga diri yang harus dijaga dan dihormati.
Polda Jabar menggunakan Maung Lodaya ini menjadi salah satu simbol yang berarti jenis macan yang ada di Jawa Barat dan Mempunyai sifat mistis,magis dan misterius.
Adapun tafsir isi lambang pada Polda Jawa Barat lengkapnya adalah sebagai berikut :
Isi :
Bunga Mangle/Ronce terdiri dari 18 bunga Tanjung dan 18 Bunga Melati.
Kujang Lanang dan Kujang Wadon berwarna kuning emas.
Macan Kumbang berwarna hitam
Prasasti Dengan Bertuliskan "Ganda Wibawa Cakti".
Yang Mengandung Arti :
Dua bunga yang wangi sebagai lambang dari dasar harmoni hidup yang diperlukan untuk adanya silih asih silih asah silih asuh
Kujang melambangkan senjata karuhun Sunda yang merupakan sebagian kujang dari ciri sabumi, cara sadesa di Jawa Barat.
Macan Kumbang hitam melambangkan jenis macan yang ada di Jawa Barat dan Mempunyai sifat mistis,magis dan misterius.
***