SuaraPantura.com - Para tukang suap pun tahu jika sedang berhadapan dengan Artidjo Alkostar, berapapun uang yang ditawarkan tak akan mempan.
Rupanya sang penyuap itu tidak kehabisan akal, ia mendatangi ponakan artidjo Alkostar di Situbondo Jawa Timur, untuk meminta tolong dan menawari usaha di Jakarta hingga Cek dengan nilai yang unlimited, ditulis sendiri.
Namun ponakan Artidjo Alkostar menolak mentah-mentah tawaran dari si penyuap tersebut.
" Jika berbicara tentang perkara, mohon maaf kita semua tahu Pak Artidjo, dan kami tak mau menerima tawarannya" demikian kira-kira uangkapan dari Artidjo Alkostar.
Hal ini disampaikan dalam perbincangan Najwa Shihab dengan Haki Artidjo Alkostar.
Najwa menanyakan berapa nominal suap yang pernah ditawarkan kepada Artidjo Alkostar untuk mempengaruhi keputusannya.
Artidjo Alkostar menceritakan yang terakhir si penyuap datang ke ponakannya dengan tawaran cek unlimited namun ditolak mentah-mentah.
" Keluarga kami tahu betul apa itu Integritas, dan jika berbicara tentang oerkara mereka nggak mau" ungkap Artidjo.
Semasa hidupnya, Artidjo Alkostar dikenal sebagai hakim agung algojo koruptor karena kerap kali bikin koruptor keok di tingkat kasasi.
Sang hakim agung legendaris meninggal dunia pada Minggu 28 Februari 2021 silam karena penyakit jantung dan paru-paru yang dideritanya.
Yang mencengangkan, selama bertugas semasa hidupnya dikabarkan beliau tidak pernah mengambil jatah cutinya selama menjabat hakim agung.
***