Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Ini Dia Biografi Paus Yohanes Paulus II Yang di kabarkan Masuk Islam

Adi Purnomo Attsani•
Sejarah

SuaraPantura.com - Santo Paus Yohanes Paulus II, lahir di Polandia, 18 Mei 1920. Nama aslinya Karol Józef Wojtyła. Iadalah Paus, Uskup Roma, dan kepala Gereja Katolik Roma sejak 16 Oktober 1978 hingga kematiannya.

Ia adalah anak ketiga dari pasangan Karol Wojtyla dan Emilia Laczrowska. Ayahnya adalah seorang opsir pada Tentara Kekaisaran Habsburg Austria dan Ibunya adalah seorang keturunan Lituania.

Ibunya meninggal pada 13 April 1929, ketika ia maaih berusia delapan tahun. Ia tumbuh dan dekat dengan kakaknya Edmund yang lebih tua 14 tahun, dan punya panggilan Mundek. Pekerjaan sang kakak Edmund sebagai dokter mengakibatkan kematiannya karena skarlatina (scarlet fever).

Fakta Pertempuran Thermopylae 300 Sparta
Baca Juga · Sejarah
Fakta Pertempuran Thermopylae 300 Sparta

Ia terpilih sebagai paus pada usia 58 tahun melalui Konklaf Kepausan Oktober 1978, yang diadakan setelah Paus Yohanes Paulus I, yang terpilih pada konklaf bulan Agustus, meninggal dunia 33 hari setelahnya.

Ia terpilih pada hari ketiga konklaf dan memilih nama kepausan seperti pendahulunya untuk menghormatinya. Ia adalah Paus non-Italia pertama sejak Paus Adrianus VI, yang menjabat untuk sesaat antara tahun 1522-1523.

Catacombe dei Cappuccini: Fakta Pemakaman Palermo
Baca Juga · Sejarah
Catacombe dei Cappuccini: Fakta Pemakaman Palermo

Paus Yohanes Paulus II telah melakukan lawatan ke 129 negara, termasuk Indonesia, selama menjadi Paus dan menjadi pemimpin dunia yang paling banyak melawat dalam sejarah.

Pada tahun 1989, ia mengunjungi Indonesia. Kota-kota yang dikunjunginya adalah Jakarta, Medan, Yogyakarta, hingga ke kota Dili (Timor Timur). Menurutnya, setelah berkunjung ke Indonesia, "Tidak ada negara yang begitu toleran seperti Indonesia di muka bumi.." ungkapnya.

Fakta Unik Ollantaytambo, Kota Inka Bersejarah di Peru
Baca Juga · Sejarah
Fakta Unik Ollantaytambo, Kota Inka Bersejarah di Peru

Semasa hidupnya, ia dikenal sebagai tokoh yang sangat keras melawan komunisme. Ia juga dianggap sebagai tokoh yang berperan pada jatuhnya komunisme di Eropa Timur. Salah satu tokoh yang mendukungnya adalah Lech Walesa pendiri Solidarnosc dan pimpinan Soviet Michael Gorbachev.

Menurut Walesa, "Sebelum masa kepausannya, dunia terbagi dalam blok-blok. Tidak ada seorangpun tahu bagaimana keluar dari pengaruh komunisme. Warsawa, 1979, dia hanya berkata singkat: "Jangan takut", dan kemudian berdoa: "Biarlah Roh Kudusmu turun dan mengubah wajah bumi... tanah ini".

Pada Desember 1989, Yohanes Paulus II bertemu dengan pimpinan Soviet Mikhail Gorbachev di Vatikan dan keduanya saling mengungkapkan rasa hormat dan kekaguman. Gorbachev pernah mengatakan "Runtuhnya Tirai Besi tidak mungkin terjadi tanpa Yohanes Paulus II".

Pada saat wafatnya Yohanes Paulus II, Mikhail Gorbachev berkata: "Kesetiaan Paus Yohanes Paulus II pada pengikutnya adalah contoh yang patut kita semua tiru."***

Tags:
#sejarah#santo paulus#santo paulus dari salib
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…