Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Sejarah Sumur Bayur dan Cikal Bakal Kecamatan Randudongkal Pemalang

Tim Suara Pantura 01•
Sejarah

SuaraPantura.com - Randudongkal adalah nama dari salah satu Kecamatan yang ada di Kabupaten Pemalang.

Potensi alam yang ada di wilayah Randudongkal tergolong cukup banyak, yakni meliputi sumber mata air, udara segar, gunung, sungai, perkebunan, pertanian, sawah, buah-buahan, sayuran, hutan, hewan dan lain sebagainya.

Secara harfiah, Randudongkal berasal dari bahasa jawa. “Randu” berasal dari nama pohon randu dan “dongkal” berarti cabut atau tumbang. Randudongkal bisa diartikan sebagai pohon randu yang tumbang.

Fakta Pertempuran Thermopylae 300 Sparta
Baca Juga · Sejarah
Fakta Pertempuran Thermopylae 300 Sparta

Konon, dahulu kala di wilayah tersebut tumbuh sebuah pohon randu yang sangat besar sekali.

Para warga desa setempat merasa pohon randu yang besar itu sangat mengganggu aktifitas warga desa. Kemudian para tetua desa mengadakan musyawarah untuk membahas masalah warga desa. Akhirnya disepakati bahwa pohon randu raksasa tersebut akan ditebang.

Catacombe dei Cappuccini: Fakta Pemakaman Palermo
Baca Juga · Sejarah
Catacombe dei Cappuccini: Fakta Pemakaman Palermo

Hari yang dinanti telah tiba pada saat prosesi penebangan juga hadir Mbah Karim yang merupakan kiai dan tokoh masyarakat dan nama Mbah Karim juga telah diabadikan sebagai nama salah satu masjid di Randudongkal yang bernama Masjid Baitul Karim.

Pada hari penebangan, awan tiba-tiba berubah menjadi gelap dan angin bertiup sangat kencang sampai menumbangkan pohon randu hingga roboh, warga sekitar cukup senang karena pohon randu yang besar telah tumbang sambil berteriak "Randune Dongkar" akhirnya dinamai Randudongkal, dari akar pohon randu itu juga muncul sebuah sumur yang dinamai Sumur Bayur yang ada di daerah pal kuning, padmo, randudongkal.

Fakta Unik Ollantaytambo, Kota Inka Bersejarah di Peru
Baca Juga · Sejarah
Fakta Unik Ollantaytambo, Kota Inka Bersejarah di Peru

Wilayah Randudongkal sendiri Pada zaman kerajaan dahulu kala ketika wilayah Pemalang, Randudongkal dan seterusnya masuk dalam wilayah Kerajaan Pajang yang dipimpin oleh Pangeran Benawa, raja ketiga dari Kerajaan Pajang putra dari Sultan Hadiwijaya yang dikenal dengan Jaka Tingkir atau Mas Karebet dari Pangeran Benawa kemudian lahir sastrawan terbesar penulis Jawa yaitu Eyang Ranggawarsita dan Eyang Yosodipuro.

Demikian Sejarah Sumur Bayur dan Cikal Bakal Kecamatan Randudongkal Pemalang.

Semoga Bermanfaat.
***

Tags:
#sejarah#pemalang#randudongkal#sumur bayur
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…