SuaraPantura.com - Pada saat pendudukan Jepang, yakni semenjak 8 Agustus 1942,
kota Jakarta diubah namanya dari Jayakarta menjadi Djakarta Toku-Betsu Shi.
Kemudian sejak September 1945, pemerintah kota Jakarta berganti menjadi
Pemerintah Nasional Kota Djakarta, dan pemerintahan dipegang oleh seorang Walikota sampai akhir tahun 1960.
Sesuai dengan Undang-Undang No. 5 tahun 1974, tentang pokok-pokok pemerintahan
di Daerah, ditetapkan Jakarta sebagai Ibukota Negara RI yang merupakan salah satu dari 26 Daerah Otonomi Tingkat I (Provinsi) di Indonesia.
Anies Baswedan merupakan Gubernur ke 16 di DKI Jakarta. Adapun Pejabat Walikota dan Gubernur terdahulu yang pernah memegang tampuk pemerintahan daerah sebagai berikut :
1. Suwiryo, Walikota (1945-951)
2. Sjamsuridjal, Walikota (1951- 1953)
3. Sudiro, Walikota (1953-960)
4. Dr.Sumarno, Mayjen TNI AD (Purn), Gubernur (1960-1965)
5. Henk Ngantung,Gubernur (1965-1966)
6. H. Ali Sadikin, Letjen TNI AL
(Marinir Purn), Gubernur (1966-1977)
7. H. Tjokropranolo, Letjen TNI
AD (Purn), Gubernur (1977-
1982)
8. R. Soeprapto, Mayjen TNI AD (Purn), Gubernur (1982-1987)
9. Wiyogo Atmodarminto, Letjen
TNI AD Gubernur (1987-1992)
10. H. Surjadi Soedirdja, Mayjen
TNI AD, Gubernur (1992-1997)
11. Sutiyoso, Letjen AD (Purn),
Gubernur (1997-2007)
12. Dr. Ing.H.Fauzi Bowo,
Gubernur (2007-2012)
13. Joko Widodo, Gubernur (2012- 2014)
14. Ir. Basuki Tjahaya Purnama,
MM Gubernur (2014-Juni
2017)
15. Djarot Saiful Hidayat, MS
Gubernur (15 Juni 2017-Okt
2017)
16. H. Anies Rasyid Baswedan,
Phd Gubernur (16 Okt
2017-Sekarang)
Provinsi DKI Jakarta sebagai ibukota negara, memiliki status istimewa dan diberikan otonomi khusus berdasarkan UU
Nomor 29 Tahun 2007.
Dengan menyandang status khusus, seluruh kebijakan mengenai pemerintahan maupun anggaran ditentukan pada tingkat provinsi
karena lembaga legislatif hanya ada pada tingkat provinsi.
***