Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Baru Dikerjakan, Beton Jalan Poros Kedungtukang-Padeslohor di Brebes Sudah Retak dan Patah

M teguh•
Seputar Bregas

Foto: SuaraPantura

Suarapantura.com - Proyek rekonstruksi Jalan Poros Kedungtukang-Padeslohor di Kabupaten Brebes menjadi sorotan setelah beton jalan yang baru dikerjakan diduga mengalami retak dan patah di sejumlah titik. Temuan tersebut mencuat dari pantauan lapangan yang dilaporkan dua media lokal pada pekan terakhir Oktober 2026.

Proyek ini tercatat sebagai Rekonstruksi Jalan Poros Kedungtukang-Padeslohor Nomor Ruas 267 dengan nilai Rp4.172.984.303. Pekerjaan tersebut berada di bawah pengawasan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Brebes dan dilaksanakan oleh CV Mahendra, berdasarkan surat pesanan tertanggal 2 September 2026.

Berdasarkan investigasi dan rekaman video yang diperoleh salah satu media pada Minggu, 26 Oktober 2026, di Desa Manjada, Kecamatan Jatibarang, kondisi jalan beton itu sudah memprihatinkan. Retakan memanjang dan bercabang terlihat di badan jalan, bahkan ada bagian yang putus total. Pada sisi samping, cor beton tampak pecah dan tidak menyatu.

Brebes Kumpulkan Delapan Emas di Porprov Jateng 2026, KONI Apresiasi Atlet
Baca Juga · Seputar Bregas
Brebes Kumpulkan Delapan Emas di Porprov Jateng 2026, KONI Apresiasi Atlet

Temuan serupa juga dilaporkan media lainnya. Dalam pantauan lapangan, beton yang baru dicor menunjukkan retakan memanjang di beberapa titik, dengan bagian yang tidak hanya retak tetapi juga patah dan pecah. Material di lokasi pun dipertanyakan, karena material yang diduga dipakai sebagai campuran beton atau pekerjaan talud terlihat bercampur tanah dan lumpur.

Sejumlah dugaan pun bermunculan terkait penyebab kerusakan tersebut, mulai dari dugaan pengurangan volume pekerjaan, mutu beton yang diduga tidak sesuai spesifikasi K-250 atau K-300, hingga proses perawatan beton atau curing yang diduga dilakukan asal-asalan. Namun, seluruh dugaan itu belum dapat dipastikan sebelum ada pemeriksaan teknis dari pihak yang berwenang.

600 Siswa SMKN 1 Tonjong Ikuti Pembinaan Disiplin dari Babinsa Koramil 09/Tonjong
Baca Juga · Seputar Bregas
600 Siswa SMKN 1 Tonjong Ikuti Pembinaan Disiplin dari Babinsa Koramil 09/Tonjong

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Kepala DPU Kabupaten Brebes maupun dari CV Mahendra mengenai temuan kerusakan dan dugaan rendahnya kualitas pekerjaan tersebut. Kedua pihak juga belum menyampaikan penjelasan tentang langkah perbaikan yang akan ditempuh.

Warga pun mendesak agar Inspektorat, Kejaksaan, dan Bupati Brebes turun tangan melakukan audit mutu dan memeriksa pelaksana proyek. Mereka meminta jalan tersebut diperbaiki dan dikerjakan ulang sesuai spesifikasi, bukan sekadar ditambal, karena ruas ini merupakan akses vital bagi warga Jatibarang dan Brebes. Jika dibiarkan, kerusakan dikhawatirkan membahayakan pengguna jalan dan membuat jalan tidak bertahan lama.

Satlantas Brebes Edukasi Santri dan Warga soal Tertib Berlalu Lintas dalam Operasi Patuh Candi 2026
Baca Juga · Seputar Bregas
Satlantas Brebes Edukasi Santri dan Warga soal Tertib Berlalu Lintas dalam Operasi Patuh Candi 2026

Perlu ditegaskan, penyebab pasti kerusakan jalan ini masih menunggu hasil pemeriksaan resmi. Masyarakat berharap pembangunan jalan tidak hanya cepat selesai, tetapi juga berkualitas, aman digunakan, dan tidak merugikan keuangan negara.

Sumber: Buser Indonesia, Lidik Krimsus.

Tags:
#brebes#jalan poros#kedungtukang#padeslohor#infrastruktur#dpu brebes
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…