Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Momen HUT ke 19, Himpaudi Kabupaten Tegal Gelar Pelatihan Kompetensi Guru dan Lunching Duling Lopah

Ade Windiarto••8 views
Seputar Bregas

SuaraPantura.com - Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Tegal menggelar acara pelatihan kompetensi guru sebagai implementasi pembelajaran berbasis project kurikulum merdeka.

Acara yang sekaligus dalam rangka peringatan HUT ke 19 Himpaudi tahun 2024, dengan mengambil tema "Guru Profesional Wujudkan Karakter Kuat Menuju Indonesia Martabat", dilaksanakan di Gedung Korpri Kabupaten Tegal, Sabtu 10 Agustus 2024.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wakil Ketua dan Sekretaris Umum DPP Himpaudi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tegal, jajaran Pimpinan Daerah Himpaudi Kabupaten Tegal serta ratusan guru-guru PAUD.

Ditemui disela-sela acara, Ketua Himpaudi Kabupaten Tegal, Chotimah, S.Ag., S.Pd., M.Pd menyampaikan, selain pelatihan guru, ada beberapa rangkaian HUT ke 19 Himpaudi yang telah dilaksanakan sebelum puncak acara.

"Kegiatan kami awali dengan program peduli lingkungan kelola sampah (Duling Lopah), lomba APE serta membukukan hasil karya guru PAUD dalam sebuah buku yaitu APEDALI (alat permainan edukatif dari bahan limbah)," ungkap Chotimah.

Disamping itu Himpaudi Kabupaten Tegal juga memberikan santunan kepada anak yatim dari guru PAUD terutama dari pimpinan cabang. Sedangkan terkait pelatihan bertujuan meningkatkan kualitas layanan anak usia dini di Kabupaten Tegal.

Peresmian Mushola Al-Fatchuri SMK Farmasi YPIB Brebes dan Penandatanganan AJB Tanah Wakaf Yayasan
Baca Juga · Seputar Bregas
Peresmian Mushola Al-Fatchuri SMK Farmasi YPIB Brebes dan Penandatanganan AJB Tanah Wakaf Yayasan

"Kami juga menyelenggarakan pemberdayaan ekonomi dengan pelatihan pembuatan frozen kepada 5 perwakilan dari setiap pimpinan cabang yang ada di 18 kecamatan di Kabupaten Tegal," terangnya.

Dari olahan frozen ikan, lanjut Chotimah, nantinya diharapkan dapat menurunkan dan mencegah stunting di Kabupaten Tegal, sehingga membuat generasi semakin cerdas.

"Kami memberikan pelatihan terutama kepada guru PAUD dengan instruktur nasional dan memberikan freezer untuk tiap pimpinan cabang, serta permodalan untuk bahan baku," ujar Chotimah.

Dengan program itu, menurut Chotimah saat ini ada beberapa Himpaudi kecamatan yang sudah berjalan dengan baik.

Dari data Himpaudi Kabupaten Tegal, ada 430 lembaga PAUD yang saat ini telah beroperasi. Sedangkan peserta yang mengikuti pelatihan yakni 470, karena masing-masing PAUD hanya mengirimkan satu perwakilan guru.

Kejari Lamongan Diminta Periksa BTN Gresik Kasus Dugaan Korupsi KPR Subsidi
Baca Juga · Seputar Bregas
Kejari Lamongan Diminta Periksa BTN Gresik Kasus Dugaan Korupsi KPR Subsidi

"Harapan kami dengan HUT ke 19 tahun ini, kedepan guru PAUD bisa setara agar bisa ikut sertifikasi maupun PPPK dan kami akan gaungkan bersama ke dewan," tegas Chotimah.

Sementara itu, Sekretaris Umum DPP Himpaudi, Dr. Yuni Herlina, M.TPd, mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh Himpaudi Kabupaten Tegal dalam memperingati HUT ke 19 tahun 2024.

"Kalau kami dari Pimpinan Pusat mengapresiasi program-program dari teman-teman di PD Himpaudi Kabupaten Tegal. Dan hari ini luar biasa sudah melaunching Duling Lopah," kata Yuni.

Untuk mendukung kurikulum merdeka, Himpaudi pusat terus melakukan pelatihan-pelatihan ke daerah serta membuat buku bahan ajar sehingga para guru PAUD bisa mengimplementasikan.

"Mau tidak mau karena kurikulum merdeka juga merupakan program dari pemerintah, maka para guru PAUD harus bisa mengikuti," tandas Yuni.

Rokok Ilegal Makin Sulit Diburu, Penjual di Tegal Kini Pakai Marketplace dan Jasa Ekspedisi
Baca Juga · Seputar Bregas
Rokok Ilegal Makin Sulit Diburu, Penjual di Tegal Kini Pakai Marketplace dan Jasa Ekspedisi

Sebagai informasi bahwa Himpaudi di Indonesia sudah ada di 34 provinsi. Sedangkan untuk Himpaudi kabupaten/kota telah terbentuk 93 persen, serta tingkat kecamatan 76 persen.

"Pimpinan Pusat Himpaudi bekerjasama dengan ILO (lembaga ketenagakerjaan internasional) sedang memperjuangkan hak dan kesejahteraan guru-guru khususnya TPA (taman penitipan anak)," jelasnya.

Menanggapi persoalan stunting dan kekerasan terhadap anak, Yuni mengatakan berdasarkan data dari Kementerian PPA, kasus kebanyakan terjadi di rumah dan sekolah.

"Indonesia saat ini darurat kekerasan anak. Hal ini terjadi rata-rata karena pola asuh orang tua yang tidak memahami cara mengelola emosi. Kemudian hasil penelitian kami 78 persen anak Indonesia mengalami keterlambatan bicara," papar.

Yuni menegaskan, untuk mencegah kasus-kasus kekerasan terhadap anak, pihaknya akan terus melakukan evaluasi. Disamping itu pemerintah dengan regulasi yang sudah ada juga harus hadir dalam upaya pengawasan.***

Tags:
#hut ke 19#himpaudi kabupaten tegal#pelatihan kompetensi guru#launching duling lopah
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…