Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Mobil Siaga Mangkrak Sejak Tahun 2022 Namun Anggaran Perawatan Tetap Muncul di PAD Tahunan.

Abimanyu SP••4 views
Seputar Bregas

SuaraPantura.com - Dugaan penyelewengan anggaran dana pendapatan asli desa (PAD) dari tahun 2022 Desa Sungapan Kecamatan Pemalang untuk perbaikan mobil siaga, namun hingga kini masih mangkrak. Selasa 17 September 2024.

Perbaikan berawal dari rusaknya mobil siaga milik Desa Sungapan yang semula hanya servis rutin penggatian oli mesin dan di tambah penggatian empat ban yang telah gundul (Halus).

Diketahui dari tahun 2022 mobil mangkrak hingga sekarang masih berada di salah satu bengkel di kawasan Desa Cibelok Kecamatan Taman karena harus di reparasi ganti cat body.

Peresmian Mushola Al-Fatchuri SMK Farmasi YPIB Brebes dan Penandatanganan AJB Tanah Wakaf Yayasan
Baca Juga · Seputar Bregas
Peresmian Mushola Al-Fatchuri SMK Farmasi YPIB Brebes dan Penandatanganan AJB Tanah Wakaf Yayasan

Namun anehnya anggaran perawatan mobil tersebut muncul di anggaran pendapatan asli desa (PAD) sejak tahun 2022 dan 2023, padahal kondisi mobil belum selesai dalam masa perbaikan.

Saat di temui di ruanganya Kepala Desa Sungapan Sobirin membenarkan bahwa mobil tersebut memang belum jadi dan masih berada di bengkel di Desa Cibelok.

Kejari Lamongan Diminta Periksa BTN Gresik Kasus Dugaan Korupsi KPR Subsidi
Baca Juga · Seputar Bregas
Kejari Lamongan Diminta Periksa BTN Gresik Kasus Dugaan Korupsi KPR Subsidi

"Memang betul posisi mobil masih di bengkel karena belum jadi, dan anggaran sebetulnya sudah masuk sekitar dua juta dua ratus (RP. 2.200.000')", ujarnya.

Terkait penggunaan anggaran pendapatan asli desa yang anggaranya di gunakan untuk sevis mobil siaga Desa, Sobirin membenarkan dan mengamini perihal tersebut.

Rokok Ilegal Makin Sulit Diburu, Penjual di Tegal Kini Pakai Marketplace dan Jasa Ekspedisi
Baca Juga · Seputar Bregas
Rokok Ilegal Makin Sulit Diburu, Penjual di Tegal Kini Pakai Marketplace dan Jasa Ekspedisi

"Penggunaan dana PAD sudah sekitar sepuluh juta (RP. 10.000.000,) sekarang posisi mobil masih bengkel Desa Cibelok, dan beberapa uang sudah saya titip ke pihak bengkel namun hingga kini belum selesai, saya pastikan di tahun 2024 ini akan segera selesai", terangnya.

Sobirin membeberkan secara gambelang keronologi awal mula terjadinya pindah bengkel, dan terkait biaya yang sudah di keluarkan sejak awal kerusakan mobil.

"Pada tahun 2022 kami anggarkan PAD untuk bengkel yang pertama sekitar 4 jt, tadinya untuk servis dan ganti ban baru, terus di bengkel yang ke dua sekitar 5jt, untuk pengecatan namun baru saya bayar sekitar Rp. 2.200.000, memang masalah ini sudah banyak yang tahu cuman bagemana lagi intinya ini semua kesalahan dan keteledoran kami", tegasnya.

Abimanyu

Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…