Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Slawi Meriah oleh Kirab Budaya Kelenteng Hok Ie Kiong: Ribuan Warga Tumpah Ruah, UMKM Ikut Kebanjiran Rezeki

Desky Danuaji••2 views
Seputar Bregas

SUARA PANTURA — Klenteng Hok Ie Kiong Slawi menggelar Kirab Ritual Budaya untuk menyambut Hari Kebesaran (Seng Thian) Kongco Liem Thay Soe Tahun 2576/2025 pada Minggu (16/11/2025).

 

Suasana khidmat bercampur meriah terasa sejak pagi. Asap dupa yang mengepul, dentuman genderang, serta letusan petasan di sekitar area kelenteng semakin menambah semarak puncak perayaan tahunan tersebut.

 

Sebelumnya, rangkaian kegiatan diawali dengan Festival Kuliner yang digelar di sepanjang Jalan Ahmad Yani Slawi, mulai dari simpang empat Rama hingga simpang empat PLN, pada 14–16 November 2025.

 

Peresmian Mushola Al-Fatchuri SMK Farmasi YPIB Brebes dan Penandatanganan AJB Tanah Wakaf Yayasan
Baca Juga · Seputar Bregas
Peresmian Mushola Al-Fatchuri SMK Farmasi YPIB Brebes dan Penandatanganan AJB Tanah Wakaf Yayasan

Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, menyampaikan apresiasi besar atas terselenggaranya kirab budaya dan festival kuliner tersebut. “Ini menjadi simbol kebangkitan UMKM. Kita bisa lihat, sepanjang jalan dipenuhi para pelaku usaha lokal yang ikut berpartisipasi,” ujarnya kepada Suara Pantura.com.

 

Menurut Bupati Ischak, kegiatan budaya dan kuliner ini tidak hanya mempererat hubungan antarumat beragama, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat. “Di sini ada masyarakat Jawa, Tionghoa, dan berbagai pemeluk agama hidup berdampingan. Kondusifitas dan kerukunan terjaga, saling mendukung satu sama lain,” tuturnya.

 

Dalam kesempatan itu, Bupati Ischak juga ikut mengangkat tandu kirab. Ia mengaku beban tandu cukup berat, mencapai 110 kilogram dan dipikul oleh empat orang. Dengan gaya bercandanya, ia mengatakan, “Tandunya berat, tapi tidak seberat hidupmu.”

Kejari Lamongan Diminta Periksa BTN Gresik Kasus Dugaan Korupsi KPR Subsidi
Baca Juga · Seputar Bregas
Kejari Lamongan Diminta Periksa BTN Gresik Kasus Dugaan Korupsi KPR Subsidi

 

Bupati menambahkan, kegiatan ini melibatkan 68 kelenteng dari berbagai daerah, masing-masing mengirimkan sekitar 50 delegasi. Total lebih dari 3.000 peserta hadir di Slawi, membawa dampak ekonomi signifikan. “Hotel penuh, kuliner laris, dan promosi wisata berjalan. Dampaknya luar biasa,” jelasnya.

 

Pihak Pemkab juga menjalin kolaborasi erat dengan pihak kelenteng. Ia menilai penyelesaian proyek Jalinkos turut membantu pengaturan arus lalu lintas selama kegiatan berlangsung.

 

Rokok Ilegal Makin Sulit Diburu, Penjual di Tegal Kini Pakai Marketplace dan Jasa Ekspedisi
Baca Juga · Seputar Bregas
Rokok Ilegal Makin Sulit Diburu, Penjual di Tegal Kini Pakai Marketplace dan Jasa Ekspedisi

Ketua Yayasan Adhi Dharma Slawi, Indra Kurniawan, menjelaskan bahwa kirab budaya tahun ini diikuti 68 delegasi kelenteng dari berbagai kota di Indonesia, sementara Festival Kuliner melibatkan 118 pelaku UMKM. “Kegiatan sudah berlangsung sejak Jumat, 14 November 2025. Hari ini merupakan hari terakhir, dan acara akan ditutup dengan ‘goyang halaman’ hingga malam di pelataran Kelenteng Hok Ie Kiong,” katanya.

 

Indra juga merinci rute kirab: berawal dari depan Klenteng Hok Ie Kiong Slawi menuju arah utara, kemudian belok kiri menuju pabrik Teh Gopek dan kembali mengarah ke timur. Dari simpang empat PLN, rombongan bergerak ke utara menuju bundaran Masjid Agung, kemudian kembali ke selatan. Selanjutnya kirab berbelok ke Jalan Hos Cokroaminoto, melintas ke Jalan Mayjend Sutoyo, dan kembali lagi ke kompleks klenteng.

 

“Kirab ini digelar untuk menghormati Hari Kebesaran Seng Thian, mengenang kebijaksanaan Kongco Liem Thay Soe sebagai guru besar yang kami teladani. Klenteng Hok Ie Kiong sebagai tuan rumah menurunkan dua tandu. Rencananya, acara ini akan menjadi agenda tahunan,” ujar Indra.***

Tags:
#kelenteng#slawi#kirab
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…