Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Samsung Kuasai Pasar HP Asia Tenggara 2026, Vendor China Kompak Melemah

Sabila JP•
Tekno

Suarapantura.com - Firma riset pasar Omdia merilis laporan terbaru mengenai pasar smartphone Asia Tenggara pada kuartal pertama 2026. Hasilnya, Samsung Electronics berhasil mempertahankan posisi teratas sebagai merek ponsel dengan pengiriman terbesar di kawasan tersebut.

Secara keseluruhan, pengiriman smartphone di Asia Tenggara sepanjang Januari hingga Maret 2026 tercatat mencapai 21,6 juta unit. Angka itu turun sekitar 9 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 23,7 juta unit.

Dalam laporan tersebut, Samsung menempati posisi pertama dengan total shipment sebesar 4,6 juta unit dan menguasai pangsa pasar sekitar 21 persen. Capaian ini sekaligus membuat Samsung menjadi satu-satunya vendor yang mencatat pertumbuhan positif secara tahunan atau year-on-year (YoY), yakni naik 4 persen.

Omdia menyebut performa lini flagship Samsung Galaxy S26 serta kuatnya penjualan seri Samsung Galaxy A Series di kelas menengah menjadi faktor utama keberhasilan perusahaan asal Korea Selatan tersebut.

Huawei Mate 90 Series Diprediksi Meluncur September 2026, Siap Tantang iPhone 18 Pro
Baca Juga · Tekno
Huawei Mate 90 Series Diprediksi Meluncur September 2026, Siap Tantang iPhone 18 Pro

Sementara itu, sejumlah merek lain justru mengalami penurunan pengiriman. Oppo berada di posisi kedua dengan pengiriman 4,2 juta unit dan pangsa pasar 20 persen, namun turun 17 persen dibanding tahun lalu.

Posisi berikutnya ditempati Xiaomi dengan shipment 3,7 juta unit dan market share 17 persen. Vendor ini mengalami penurunan 12 persen secara YoY.

Grup Transsion Holdings yang menaungi merek Infinix, Tecno, dan Itel berada di posisi keempat dengan pengiriman 3,4 juta unit atau menguasai 16 persen pasar. Sementara Vivo berada di posisi kelima dengan shipment 2,1 juta unit dan pangsa pasar 9 persen.

Cara Copy Paste di MacBook dengan Mudah dan Cepat
Baca Juga · Tekno
Cara Copy Paste di MacBook dengan Mudah dan Cepat

Meski pengiriman smartphone menurun, Omdia mencatat harga jual rata-rata smartphone di Asia Tenggara justru meningkat tajam. Pada kuartal I-2026, average selling price (ASP) smartphone mencapai 349 dollar AS atau sekitar Rp6,1 juta per unit.

Nilai tersebut naik sekitar 19 persen dibanding tahun sebelumnya yang masih berada di bawah 300 dollar AS.

Menurut Omdia, kenaikan harga dipengaruhi meningkatnya biaya komponen memori seperti DRAM dan NAND yang berdampak langsung pada ongkos produksi smartphone, terutama di segmen entry-level dan menengah.

Aplikasi Piala Dunia 2026 Terbaik untuk Pantau Pertandingan
Baca Juga · Tekno
Aplikasi Piala Dunia 2026 Terbaik untuk Pantau Pertandingan

Kondisi tersebut membuat sejumlah vendor mulai menaikkan harga perangkat, mengurangi spesifikasi tertentu, hingga mengatur suplai produk demi menjaga margin keuntungan.

“Pada akhirnya, vendor smartphone kini lebih fokus menjaga profitabilitas dan menaikkan ASP, ketimbang sekadar mengejar pertumbuhan volume,” kata Research Manager Omdia, Le Xuan Chiew.

Omdia memperkirakan tekanan harga smartphone di Asia Tenggara masih akan berlanjut dalam beberapa kuartal ke depan, terutama pada segmen ponsel murah yang sensitif terhadap kenaikan harga.

Tags:
#Samsung#Asia tenggara#smartphone#omdia#pasar asia#china
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…