Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

BMW X3 Dinobatkan SUV Favorit di GIIAS 2025, namun Tak Lepas dari Catatan Negatif

Tim Suara Pantura 02•
Tekno

 

SuaraPantura.com - Pameran otomotif kenamaan di Indonesia, GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 baru-baru ini menobatkan BMW X3 sebagai salah satu mobil favorit versi pilihan pengunjungnya.

Dalam unggahan Instagram resminya @giias_id yang diposting pada Minggu, 3 Agustus 2025, BMW X3 diakui sebagai mobil penumpang dalam kategori Sport Utility Vehicle (SUV) terfavorit di GIIAS 2025.

"Dari deretan mobil impian yang dipamerkan di GIIAS, para pengunjung telah memilih mobil penumpang favorit mereka tahun ini," demikian keterangan postingan tersebut.

"BMW X3 (terpilih sebagai) mobil penumpang SUV terfavorit," tambahnya.

Gelar bergengsi ini langsung menyita perhatian sebagian pecinta otomotif dan memicu rasa penasaran sebagian publik mengenai kualitas yang sebenarnya dari kendaraan mewah asal Jerman tersebut.

Huawei Mate 90 Series Diprediksi Meluncur September 2026, Siap Tantang iPhone 18 Pro
Baca Juga · Tekno
Huawei Mate 90 Series Diprediksi Meluncur September 2026, Siap Tantang iPhone 18 Pro

Kendati berhasil mencatatkan prestasi di ajang pameran otomotif nasional, BMW X3 tak luput dari kelemahan. Mobil ini memang tampil dengan desain baru yang lebih modern, namun ternyata tidak sepenuhnya bebas dari catatan negatif:

1. Eksterior: Tak Ada Perubahan Besar

Berdasarkan ulasan yang dikutip dari Business Car UK, diakui desain eksterior BMW X3 menjadi salah satu daya tarik utama. Siluet SUV ini dinilai memberi kesan 'tegas' dengan gril depan besar dan lampu utama tipis memberi kesan yang futuristik.

Kendati demikian, eksterior BMW X3 ini tidak terlalu berbeda dengan generasi sebelumnya dan masih terasa monoton dibanding pesaingnya.

"Siluet SUV ini (BMW X3) memang tegas dan modern, tetapi jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya, tidak ada perubahan besar yang benar-benar mengejutkan," tulis Business Car UK dalam laporannya.

Cara Copy Paste di MacBook dengan Mudah dan Cepat
Baca Juga · Tekno
Cara Copy Paste di MacBook dengan Mudah dan Cepat

2. Suspensi Kaku Tuai Sorotan

Pada bagian interior, BMW X3 menghadirkan desain kabin melengkung dengan layar informasi pengemudi mobil sebesar 12,3 inci yang terintegrasi.

Meski terlihat canggih, kenyataannya ruang kabin tidak lebih lega dibandingkan model sebelumnya. Ini dinilai membuat kurang kenyamanan bagi pengguna yang membawa banyak orang.

Kursi depan terasa nyaman dan mendukung posisi duduk yang baik, namun pada perjalanan panjang, suspensi yang keras menjadi keluhan tersendiri. Bahkan, versi dengan roda opsional 20 inci dinilai kurang stabil dibandingkan versi roda lebih besar 21 inci yang justru terasa lebih nyaman.

"Suspensinya cukup kaku, sehingga pada jalanan tidak rata terasa kurang stabil, terutama untuk varian dengan roda 20 inci," tulis Business Car UK dalam laporan yang sama.

Aplikasi Piala Dunia 2026 Terbaik untuk Pantau Pertandingan
Baca Juga · Tekno
Aplikasi Piala Dunia 2026 Terbaik untuk Pantau Pertandingan

3. Desain-Asisten Kurang Inovatif

Business Car UK juga menyebut, secara desain, BMW X3 mencoba mengambil inspirasi dari model BMW SUV listrik iX. Akan tetapi, pendekatan ini dinilai kurang inovatif karena tidak menghadirkan perbedaan signifikan selain tampilan visual.

Sorotan juga muncul dari sisi teknologi bantuan berkendara. Fitur seperti Driving Assistant dan Parking Assistant sudah menjadi standar, tetapi dinilai bukan sesuatu yang benar-benar baru karena hampir semua pesaing di kelas yang sama sudah menyediakannya.

Pada akhirnya, meskipun BMW X3 berhasil dinobatkan sebagai SUV terbaik versi GIIAS 2025, publik masih perlu menyoroti banyak aspek dari mobil SUV mewah asal Jerman tersebut.***

Tags:
#bmw x3#suv#giias 2025
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…