Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Longsor di Desa Mlaya Punggelan Banjarnegara, 10 Rumah Terdampak dan Satu Rusak Parah

M teguh•
Jateng Pantura

Foto: Mercusuarnews

Suarapantura.com - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah, memicu tanah longsor di permukiman warga Dusun Kaliwadas, Desa Mlaya, Kecamatan Punggelan, pada Jumat (30/10/2026) sore. Sebanyak 10 rumah tercatat terdampak dalam peristiwa tersebut, satu di antaranya mengalami kerusakan parah, sementara sebuah musala di lingkungan setempat turut tertimpa sebagian material longsoran.

Peristiwa itu terjadi setelah hujan mengguyur kawasan tersebut selama beberapa jam. Material tanah yang bergerak dari area sekitar permukiman menerjang bangunan rumah warga hingga menyebabkan bagian depan dan samping rumah jebol. Perangkat Desa Mlaya, Ridho, menyebut hujan mulai turun sekitar pukul 13.30 WIB dan longsor terjadi pada sore hari, setelah waktu Ashar.

Rumah yang mengalami kerusakan paling parah diketahui milik Mianto (52), warga RT 5 RW 2 Dusun Kaliwadas. Bangunan tersebut dihuni satu keluarga dengan dua anggota keluarga. Karena sebagian strukturnya rusak dan dinilai tidak lagi aman untuk ditempati sementara waktu, penghuni rumah tersebut memilih mengungsi ke rumah tetangga yang dianggap lebih aman.

Bulog Magelang Perluas Distribusi Beras SPHP Lewat 252 Koperasi Merah Putih
Baca Juga · Jateng Pantura
Bulog Magelang Perluas Distribusi Beras SPHP Lewat 252 Koperasi Merah Putih

Meski menimbulkan kerusakan bangunan, peristiwa ini dipastikan tidak menimbulkan korban jiwa. Penghuni rumah yang rusak parah sudah lebih dulu mengungsi, dan warga sekitar segera membantu mengamankan barang-barang milik keluarga terdampak agar tidak rusak atau tertimbun material tanah.

Pasca kejadian, Pemerintah Desa Mlaya bersama relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) Mlaya dan masyarakat setempat langsung melakukan pengecekan di lokasi longsor. Unsur pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga sekitar turut membantu penanganan awal, termasuk memindahkan sejumlah barang milik keluarga terdampak ke tempat yang lebih aman untuk mengantisipasi kemungkinan longsor susulan.

500 Pohon Buah Ditanam di Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan
Baca Juga · Jateng Pantura
500 Pohon Buah Ditanam di Gedongsongo, Taj Yasin Ajak Anak Muda Jaga Lingkungan

Sebagai langkah penanganan lanjutan, masyarakat berencana menggelar kerja bakti pada Sabtu pagi untuk membersihkan material longsoran yang menimbun sebagian rumah warga dan musala. Lokasi longsor sendiri berada di sekitar SD Kaliwadas dan dapat dicapai melalui jalur yang mengarah ke musala setempat.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, terutama yang tinggal di kawasan lereng dan wilayah dengan kondisi tanah labil, untuk meningkatkan kewaspadaan saat hujan deras berlangsung lama. Warga diimbau memperhatikan tanda-tanda awal longsor, seperti retakan pada permukaan tanah atau dinding bangunan dan perubahan kondisi tanah di sekitar tempat tinggal. Jika muncul indikasi bahaya, warga diminta segera menjauh dari lokasi, mencari tempat yang lebih aman, dan melapor kepada pemerintah desa atau petugas terkait.

Willie Salim Batal Hadir di Konser Langit Solo, Panitia Pastikan Acara Tetap Digelar
Baca Juga · Jateng Pantura
Willie Salim Batal Hadir di Konser Langit Solo, Panitia Pastikan Acara Tetap Digelar

Sumber: Mercusuarnews dan Suara Realitas.

Tags:
#banjarnegara#longsor#punggelan#bencana alam#jawa tengah
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…