Suarapantura.com - Sedikitnya 1.050 pelari meramaikan Universitas Terbuka (UT) Run Fest 2026 di kawasan Solo Baru, Sukoharjo, Minggu (1/11/2026). Ajang lari santai yang digelar perdana oleh UT Surakarta ini memadukan semangat hidup sehat dengan misi pendidikan dan pemberdayaan ekonomi lokal.
Para peserta mulai berdatangan ke area parkir Sentra Niaga (Senja) Solo Baru sejak sekitar pukul 05.00 WIB. Setelah melakukan pemanasan untuk mencegah cedera, ribuan peserta diberangkatkan dari garis start tepat pukul 06.00 WIB.
Rute fun run menyusuri pusat bisnis dan ekonomi Solo Baru, melewati deretan gedung bertingkat dan pusat perbelanjaan. Para peserta juga melintasi Jalan Ir Soekarno yang menjadi jantung kawasan tersebut, ruas yang dikenal sebagai salah satu ikon Solo Baru.
Direktur UT Surakarta, Agus Joko Purwanto, menyebut jumlah peserta mencapai 1.050 orang dan kemungkinan bertambah karena antusiasme masyarakat yang tinggi. Menurut dia, UT Run Fest dirancang untuk mengajak masyarakat menjaga kebugaran lewat lari santai sekaligus mengenal UT Surakarta sebagai institusi pendidikan yang mengedepankan keterbukaan, fleksibilitas, dan inklusivitas. UT sendiri dikenal sebagai perguruan tinggi negeri yang terbuka bagi seluruh kalangan, dengan konsep belajar yang fleksibel dan ramah masyarakat.
Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa sebagai bagian dari pembangunan karakter dan bekal memasuki dunia kerja. Selain fun run, rangkaian acara dimeriahkan festival kuliner dan UMKM mahasiswa, sesi zumba, serta kompetisi tari modern, dengan beragam hadiah undian seperti kulkas, televisi, dan sepeda bagi peserta yang beruntung.
Bagi UT Surakarta, ajang ini menjadi sarana mendekatkan kampus kepada masyarakat Solo Raya. Melalui olahraga bersama, kampus ingin menunjukkan bahwa pendidikan tinggi bisa hadir dengan cara yang menyenangkan dan membumi, sekaligus membuka ruang bagi pelaku usaha lokal untuk berkembang.
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Sukoharjo, Teguh Pramono, mengapresiasi gelaran tersebut. Ia menilai ajang ini tidak sekadar mengajak masyarakat berlari santai, tetapi juga mengangkat potensi dan perekonomian lokal sehingga diharapkan memberi efek positif bagi pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah.
Seorang peserta asal Kota Solo, Budi, mengaku rute yang disiapkan cukup menarik dan menantang karena menyusuri bangunan-bangunan ikonik Solo Baru. Ia mengaku baru pertama kali mengikuti fun run di kawasan tersebut.
Sumber: Espos.id dan KabarJoglo.