Suarapantura.com - Warga Desa Menawan, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus, dikejutkan oleh penemuan seorang pria lanjut usia yang meninggal dunia di dalam sumur rumahnya pada Minggu pagi, 1 November 2026. Korban diketahui bernama Supa'at, berusia 60 tahun, dan merupakan warga setempat.
Peristiwa itu bermula sekitar pukul 06.00 WIB. Anak korban, Biyanto, bangun tidur dan mencari ayahnya di kamar, namun tidak menemukannya di dalam rumah. Karena khawatir terjadi sesuatu, ia kemudian meminta bantuan warga lain untuk mencari korban di sekitar rumah.
Sekitar pukul 06.30 WIB, pencarian itu mengarah ke sumur di lingkungan rumah korban. Di sisi timur sumur, anak korban menemukan handuk, sandal, dan tongkat milik ayahnya. Pada saat yang sama, penutup sumur yang terbuat dari papan kayu terlihat sudah terbuka sebagian.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada ketua RT setempat dan diteruskan ke Polsek Gebog. Petugas kepolisian bersama Unit Inafis Polres Kudus, Tim Desa Tangguh Bencana Kecamatan Gebog, serta tenaga medis Puskesmas Gondosari segera mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan mengevakuasi korban dari dalam sumur.
Setelah dievakuasi, jenazah korban diperiksa oleh tim medis dan petugas identifikasi. Kapolsek Gebog AKP Siswanto, atas nama Kapolres Kudus AKBP Wahyu Sulistyo, menyampaikan bahwa pemeriksaan luar tidak menemukan tanda luka yang mencurigakan maupun indikasi penganiayaan pada tubuh korban.
Polisi kemudian menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Menurut keterangan Kapolsek Gebog, pihak keluarga telah menerima peristiwa tersebut sebagai musibah.
Keterangan polisi yang dikutip dua media tersebut tidak menjelaskan bagaimana korban bisa berada di dalam sumur. Artikel ini tidak berspekulasi mengenai hal itu dan hanya menyampaikan hasil pemeriksaan luar yang telah disampaikan aparat, yakni tidak adanya tanda kekerasan yang ditemukan pada tahap tersebut.
Kapolsek Gebog juga mengimbau masyarakat, terutama keluarga yang memiliki anggota keluarga lanjut usia atau sedang sakit, agar meningkatkan pengawasan dan kepedulian terhadap aktivitas sehari-hari. Pengawasan itu dinilai penting untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan, khususnya bagi anggota keluarga yang membutuhkan pendampingan.
Peristiwa di Desa Menawan ini menjadi pengingat bahwa kondisi sumur di lingkungan rumah, termasuk penutupnya, perlu diperhatikan keamanannya. Warga yang menemukan kondisi serupa atau membutuhkan bantuan darurat dapat segera melapor kepada perangkat desa atau aparat kepolisian terdekat agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat.
Sumber: SaberPungli, Kabar Jateng.