SuaraPantura.com - Berikut ini adalah kronologi penemuan mayat perempuan di Taman Patih Sampun Pemalang pada 30 September kemarin.
Awalnya salah seorang pengunjung dikagetkan dengan sesosok tubuh manusia yang tergolek di tanah dalam keadaan tengkurap di areal Taman Patih Sampun.
Pengunjung lantas membetitahu kepada petugas pengelola Taman Patih Sampun Pemalang.
Salah satu saksi mata, Alwi(39) menyebut saat itu sekitar pukul 09.00 WIB dirinya mendatangi Taman Patih Sampun Pemalang dan mendapati sesosok tubuh tergeletak tak bergerak di tanah.
Kemudian Alwi menghubungi petugas pengelola taman, Karyanto (48) .
Ternyata Karyanto mengenali korban, yakni seorang perempuan yang sempat ditolongnya karena dalam kondisi sakit dan tak punya tempat tinggal.
Saat itu sekitar pukul 22.00 WIB tepatnya pada Jumat malam , dia menemukan korban dalam keadaan muntah-muntah dan mengeluh sakit di sekitar kamar kecil yang berada di Taman Patih Sampun, Kelurahan Bojongbata, Kecamatan Pemalang, Kabupaten Pemalang.
Karyanto lantas menyarankan korban untuk beristirahat ditempat yang lebih terang dan nyaman (di tempat ruang baca Hotspot Area Diskominfo area Taman Patih Sampun) pada malam tersebut.
Hingga Sabtu pagi, korban sudah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.
Dari hasil pemeriksaan oleh tim medis, pada tubuh korban tidak di temukan tanda-tanda kekerasan.
Diduga korban meninggal dunia karena sakit. Jenazah korban langsung dievakuasi ke RSUD dr M Azhari Pemalang untuk di lakukan autopsi.
Kapolsek Pemalang, AKP Moh Gufron menyebut dari data kependudukan yang ditemukan, korban diketahui bernama Yamtini, kelahiran Sleman, yang beralamat di Tinjon, RT.002. RW.029, Kelurahan Mandirejo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten/Kota Sleman.
Saat ini jenazah korban sudah dijemput okeh pihak keluarga.
“Tadi jenazah sudah dijemput sama pihak keluarga,” ungkap Kapolsek.***