SuaraPantura.com - Akibat sering di lalui kendaraan bermuatan berat, pipa milik Perumda Air Minum Tirta Mulia Kabupaten Pemalang, tepatnya di Desa Peguyangan, Kecamatan Bantarbolang kembali pecah.
Kamis 28 Desember 2023 malam.
Direktur utama Perumda Air Minum Tirta Mulia Slamet Efendi melalui bagian humas Galih Baskoro mengatakan, pecahnya pipa 16 inch tersebut karena kendaraan over dimension dan over load (ODOL) yang sering melintas terlalu dekat dengan pipa.
“Pecahnya pipa di akibatkan truck yang bermuatan over dimension dan over load yang sering melintas terlalu menepi di bahu jalan,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.
Menurutnya pihak Perumda langsung bergerak cepat sesaat mendapat laporan pecahnya pipa sehingga air sampai menggenangi jalan raya, dan tim perbaikan langsung meluncur untuk melakukan perbaikan,
“Kami mendapat lapora dari masyarakat serta tim kami langsung melakukan perbaikan, pipa pecah sekitar pukul 20.00 WIB, dan kita lakukan perbaikan hingga selesai malam ini juga,” tuturnya.
Adapun dampak akibat pecahnya pipa 16 inch di Desa Peguyangan aliran wilayah Kota Pemalang (sirandu ke Utara) mengalami gangguan aliran, oleh karna itu Perumda Tirta Mulia Pemalang menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.
“Atas kejadian ini kami segenap pimpinan dan staf Perunda Tirta Mulia minta maaf, dan kami mengimbau agar para pengguna jalan agar berhati hati. saat melintas di sekitar lokasi kejadian,” imbaunya.***
(Abimanyu)