SuaraPantura.com - Bursa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Pemalang, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD), Wasisto, ikut daftar calon wakil bupati (cawabup).
Jelang penutupan pengembalian formulir rekomendasi PDI Perjuangan, Wasisto ketua DPRD Kabupaten Pemalang, turut mengembalikan formulir sebagai cawabup.
Kepada awak media, Wasisto ketua DPRD Kabupaten Pemalang, membeberkan alasan mengapa dirinya lebih memilih posisi sebagai wakil bupati.
“Kenapa saya memilih sebagai wakil bupati, dengan harapan dapat mengarahkan bupati agar tujuan yang dicita-citakan dapat terwujud. Sebagai wakil bupati, maka sudah tugasnya memberikan saran, pendapat kepada bupati,” ujarnya.
Tidah hanya itu ketua DPRD Wasisto juga menawarkan sebuah gagasan untuk Kabupaten Pemalang jika terpilih nantinya.
“Ya kami tawarkan kepada masyarakat Pemalang, yaitu ‘Pemalang yang Adem Ayem.’ Artinya, Pemerintahannya adem, tidak ada masalah, utamanya masalah hukum. Kemudian ayem, itu ya masyarakatnya tidak ada yang susah, semua serba berkecukupan supaya ayem,” terangnya.
“Adem ayem selanjutnya, masyarakat menjadi kopen (terurus) baik itu sandang, pspan maupun pangannya,” imbuhnya.
Soal dirinya nanti alan di pasangkan dengan calon bupati, Wasisto menyerahkan semuanya kepada partai, karena keputusan mutlak ada di partai utamanya di DPP.
“Sebagai kader yang loyal, apapun keputusan partai soal dipasangkan dengan siapa, saya menerima apapun yang jadi keputusan,” sambung Ketua DPRD Pemalang.
Berkaitan dengan masalah rekomendasi, Wasisto juga mengaku rasa optimisnya mencapai 70%.
“Ya tujuh puluh persen (70%) saya optimis. untuk yang 30% karena ada pesaing internal, jadi saya kira cukup segitu lah, 70% juga sudah besar.,” tutupnya.
Abimanyu***