SuaraPantura.com - Komunitas pecinta tanaman Bonsai Desa Kejene atau yang menyebut dirinya Kejene Bonsai Society (KBS) menggelar acara ngopi bareng para pecinta tanaman Bonsai diKabupaten Pemalang.
Acara ngopi bareng para pecinta Bonsai tersebut dilaksanakan pada Minggu, 9 Januari 2022 di Desa Kejene.
Lukman Sahri, salah satu panitia dari Kejene Bonsai Society menjelaskan bahwa acara tersebut dilaksanakan dalam rangka silaturahmi para penggemar tanaman Bonsai.
“Acara ini kami laksanakan sebagai ajang silaturahmi para penggemar tanaman Bonsai agar saling bertukar ilmu dan informasi” jelas sahri.
Selain memajang koleksi tanaman Bonsai terbaik para peserta, diadakan pula peragaan pembuatan pot artistik untuk tanaman Bonsai.
“Kami juga menyajikan peragaan pembuatan pot artistik untuk tanaman Bonsai, hal ini dimaksudkan untuk eduksai antar anggota” tambah Sahri.
Acara ngopi bareng tersebut berlangsung meriah dan berhasil menyedot pengunjung wilayah Pemalang dan sekitarnya.
Kedepan menurut Sahri, acara ini akan mereka rutinkan bersama komunitasnya agar edukasi terhadap para anggota komunitas bissa terjaga. Selain itu juga bisa menambah manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Salah satu peserta, Romadhon atau yang akrab dipanggil Medon menyampaikan bahwa Desa Kejene merupakan surganya tanaman Bonsai.
“Desa Kejene yang sebagian wilayahnya masih berupa Hutan, menjadi Surga bagi tumbuh kembangnya tanaman Bonsai” terangnya.
Ia menjelaskan, salah satu tanaman Bosai jenis Serut misalkan, di daerah lain menjadi primadona tanaman Bonsai namun di Desa Kejene hanya dijadikan sebagai parag pembatas kebun Masyarakat.
“Tanaman Serut yang diluaran sana menjadi primadona bagi para Pmbonsai, disini hanya dijadikan pagar tanaman perkembunan masyarakat. Sehingga sangat melimpah.” Jelasnya.
Maka ia dan teman temannya membuat komunitas Bonsai agar masyarakat mengetahui nilai ekonomis tanaman Bonsai yang melimpah di Desa Kejene untuk kemudian dikembangkan menjadi Komoditas yang bernilai tinggi.
“Kami buat komunitas ini sebagai sarana edukasi, agar potensidisini bisa dikembangkan menjadi komoditas bernilai ekonomi tinggi” Jelasnya.
***