SuaraPantura.com - DPRD Pemalang melakukan study banding di Kota Batam, Kepulauan Riau.
Kegiatan tersebut dalam rangka melakukan study banding pengembangan infrastruktur dilaksanakan pada Rabu, 1 Maret 2023.
Walikota Batam, Muhammad Rudi menyampaikan dalam hal investasi, Batam sering dikunjungi investor karena infrastruktur yang sudah baik.
"Batam sering dikunjungi, terbaru Duta Besar Jerman,” ungkap Rudi.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Batam mengatakan siap memberikan informasi apapun terkait Kota Batam.
"Selamat datang di Kota Batam, kota baru yang Moderen dan Madani. Kami siap untuk memberikan informasi apapun yang diinginkan oleh bapak/ibu semuanya," ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa menjadikan kota maju harus memiliki infrastruktur yang memadai. Selain itu, kekompakan dari seluruh Forum Pimpinnan Daerah (Forkompindah) dan kesolidan dari para pimpinan Organisasi perangkat Daerah.
"Kalau semua pemangku jabatan kompak, semua pekerjaan dan pembangunan akan mudah dilakukan. Kekompakan ini juga yang menjadikan Kota Batam aman dan damai, sehingga banyak investor yang ingin berinvestasi di Kota Batam," ungkapnya
Rudi juga memaparkan berbagai pembangunan di Kota Batam. Mulai pembangunan pelebaran jalan 5 lajur, pembangunan terminal II Internasional Hang Nadim Batam, dan pembangunan Kawasan Ekonomu Khusus (Kek) Kesehatan di Sekupang.
Sementara Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang Ajeng Triyani mengatakan bahwa tujuan mereka dalam study banding tersebut adalah ingin mengambil pengalaman atau ilmu.
“Tujuan kami datang, ingin mengambil pengalaman atau ilmu, kemudian kami modifikasi dan bawa sebagai oleh-oleh untuk diterapkan di Pemalang,” ujar Ajeng seperti dilansir dari Antara.
Ajeng memuji perkembangan Kota Batam yang dinilainya sangat pesat.
Ajeng juga menjelaskan, dalam kunjungan tersebut pihaknya membawa jajaran Komisi C yang salah satu lingkup kerjanya berkenaan dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta Komisi D terkait dengan peningkatan SDM, kesehatan hingga mutu pendidikan.
***