Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Massa Geruduk Kantor BPN Pemalang, Tuntut Terduga Predator Seksual Diadili

Tim Suara Pantura 01•
Jateng Pantura

SuaraPantura.com - Puluhan massa yang terdiri dari beberapa ormas mendatangi kantor BPN Pemalang di jalan Pemuda, Pemalang pada Selasa, 6 Juni 2023.

Massa menuntut oknum BPN yang diduga mencabuli 7 orang anak dan sudah dilaporkan mundur dari jabatannya.

Massa aksi juga mengancam akan menyeret terduga pencabulan anak tersebut.

"Perbuatan oknum BPN yang mencabuli anak di bawah umur bukanlah tindakan terpuji, dan oleh karena itu kami datang untuk menyeratnya keluar, untuk diarak," tegas Hamu dalam orasinya.

Dorong Swasembada Susu, Magelang Dibidik Jadi Sentra Sapi Perah Baru di Jateng
Baca Juga · Jateng Pantura
Dorong Swasembada Susu, Magelang Dibidik Jadi Sentra Sapi Perah Baru di Jateng

Selain menyuara keturunannya masa yang dipimpin oleh Hamu Fauzi itu membakar baliho di depan kantor ATR BPN Pemalang.

Massa kecewa lantaran keluarga dari para korban sudah melaporkan ke pihak kepolisian namun proses hukum itu belum berjalan sesuai harapan.

Massa terus mendesak agar Polres Pemalang bergerak cepat mengusut tuntas kasus dugaan pekecehan seksual terhadap anak yang diduga dilakukan oleh oknum BPN.

KPK Taksir Kerugian Negara Kasus Cukai Kudus Capai Triliunan Rupiah
Baca Juga · Jateng Pantura
KPK Taksir Kerugian Negara Kasus Cukai Kudus Capai Triliunan Rupiah

Sementara Kepala ATR/BPN Pemalang, Gusmanto tidak membantah, bahwa terduga pelaku itu merupakan pejabat fungsional di kantor ATR BPN Kabupaten Pemalang.

DS masuk ke BPN Pemalang ini tahun 2021 dan sebelumnya pindahan dari Kota Tegal.

"DS Masih kerja seperti biasa, setiap hari bekerja layaknya pegawai lainnya tidak ada hal-hal lain."

Fathan Subchi Dimakamkan di Girikusumo Demak, Ratusan Pelayat Iringi Prosesi
Baca Juga · Jateng Pantura
Fathan Subchi Dimakamkan di Girikusumo Demak, Ratusan Pelayat Iringi Prosesi

Gusmanto mengaku belum melakukan pemeriksaan internal kepada oknum yang dimaksud, yaitu DS.

Sebab selama ini keluarga korban atau pihak lainnya belum ada secara langsung mengadukan persoalan tersebut.

"Kami belum bisa memeriksa atau menanyakan kepada yang bersangkutan , sebab persoalan itu merupakan ranah kepolisan dan kami harus menghormati proses hukum yang ada dengan tetap mengedepankan praduga tak bersalah," kata Gusmanto.

Pihaknya mengaku akan melakukan klarifikasi dengan yang bersangkutan.
***

Tags:
#predator seksual#massa#pemalang#bpn
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…