Oleh : Muhammad Fattah
Suarapantura.com - Bocah Hilang Asal Batang Dijemput OrangtuanyaPEMALANG - Suasana haru sangat terasa di Kantor Dinsos Pemalang Jalan Gatot Subroto, Selasa (7/12) sore, saat Slamet Irfandi sekeluarga dari Batang akhirnya menemukan anaknya yang hilang.
Slamet Irfandi warga Kelurahan Sambong, RT 01 RW 04 Kabupaten Barang ini tidak kuasa menahan haru setelah memastikan bahwa anaknya yang bernama Bejo Irfandi yang baru berumur 10 tahun ini adalah benar telah ditemukan dan diamankan Dinsos Pemalang.
Diketahui, keluarga Slamet Irfandi mulai kehilangan anaknya sekitar pukul 11.00 WIB pada hari Senin (6/12).
Diperkirakan saat itu Bejo bermaksud ikut bapaknya yang akan berangkat kerja.
Tetapi keluarga tidak sadar, bahwa Bejo saat itu keluar rumah sampai ada tetangga nya yang datang mengabarkan melihat Bejo sedang jalan seorang diri dibluar rumah. Namun, saat diajak pulang tidak mau.
Keluarga kemudian pontang panting mencarinya ke segala tempat yang dimungkinkan didatangi Bejo.
Bejo sendiri kemudian diketahui di temukan dan dibawa pulang seorang pengamen warga Kebondalem karena melihatnya terlantar di daerah exit tol Gandulan Pemalang pada Senin (6/12) sore.
Oleh penyelamat tadi, kemudian dibawa pulang ke Kebondalem, sampai Selasa (7/12) pagi membawanya ke Kantor Dinsos Pemalang, yang kemudian mengumumkan penemuan itu melalui media sosial.
Penuturan keluarganya, hilangnya Bejo yang diketahui tunarungu ini adalah peristiwa kedua.
Peristiwa pertama, bocah itu menghilang dan ditemukan di Polsek Subah beberapa bulan yang lalu.
“Jadi kemarin siang dia jalan sendirian ke pantura. Kemungkinan ngikut orang dan sampai di Pemalang,” ungkap Slamet Irfandi.
Tim Reaksi Cepat (TRC) Sosial Dinsos Pemalang, Burhanudin, mengatakan, pihaknya menerima BI sejak siang tadi, dari warga Kelurahan Kebondalem, Pemalang.
“Kita lakukan assessment, dan memang benar bocah ini bukan warga Pemalang,” ungkap Burhanudin.
Burhanudin menuturkan, pihaknya sempat mengalami kesulitan mengidentifikasi BI lantaran keterbatasan yang menyulitkan komunikasi.
“Alhamdulilah melalui koordinasi dengan teman-teman media, kita sebarkan informasi, mendapat kabar bahwa anak ini orang Batang dan mau dijemput keluarganya,” paparnya.
Pihak Dinsos Pemalang berharap, kedepannya keluarga memberikan pengawasan lebih kepada BI, kejadian ini sudah terjadi dua kali.