SuaraPantura.com - Rian Mahendra Direktur Operasional PO Haryanto dalam sebuah wawancara di channel YouTube Coach Yudi Candra menceritakan sedikit kisah karyawannya.
Rian Mahendra mengatakan karyawan PO Haryanto yang kini mencapai ribuan jumlahnya sejak 2003 belum ada yang mengundurkan diri karena pindah ke Perusahaan Otobus (PO) lain.
"Alhamdulillah sejak 2003 sampai sekarang (2021-red) belum pernah ada satupun orang yang mengundurkan diri untuk pindah ke PO lain," kata Rian Mahendra pada Yudi Candra di unggahan chanel YouTubenya Mei 2021.
Bahkan menurutnya sejak tahun 2003 tak lebih dari 10 karyawan yang mengundurkan diri.
"Orang yang mengundurkan diri ke saya sejak 2003 nggak lebih dari 10 orang. Dan rata-rata mereka keluar karena sudah pensiun, pindah ke truk atau wisata. Tapi kalau yang tak pecat ya ratusan," jelasnya.
Rian mengungkapkan di kantor PO Haryanto Solo maupun Kudus menumpuk ribuan lamaran. Hal itu karena di PO Haryanto jarang ada orang keluar hingga lamaran tersebut menumpuk.
"Jarang banget ada orang keluar, nggak sampai 10 orang yang mengundurkan diri ke saya dari 2003 sampai sekarang," ungkapnya.
Menurutnya hal tersebut terjadi karena karyawan di PO Haryanto suka dengan visi dan misi Haji Haryanto pendiri PO Haryanto. Di samping itu karyawan PO Haryanto mau berjuang bersama visi misi perusahaan.
Rian Mahendra menambahkan, salah satu faktor yang menunjang kondisi karyawan di PO Haryanto bisa sedemikian rupa karena proses seleksi yang ketat.
"Orang mau ngomong sebagus apapun, kalau di depan saya ambisinya, baiknya, jeleknya, terus resiko dampak kerusakan yang akan dia timbulkan itu kebaca," ungkapnya.
Menurutnya, PO Haryanto mencari karyawan yang bisa dijadikan saudara yang dapat berjuang bersama.
"Sekali saya nerima karyawan, 2 tahun, 3 tahun, 5 tahun lagi dan seterusnya saya masih mau melihat dia. Jadi sebisa mungkin saya nggak menerima karyawan yang punya magnet masalah," jelasnya.***