Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Ada Rumah Haji Haryanto, Masjid hingga Gamelan, Ini Isi Garasi PO Haryanto di Kudus

Andri Susanto•
Jateng Pantura

SuaraPantura.com - Nama PO Haryanto tentu tidak asing terutama yang tinggal di jalur Pantura (Pantai Utara) Jawa dan yang sering bepergian mengunakan aramada bus.

PO Haryanto yang didirikan oleh Haji Haryanto tahun 2002 silam ini memiliki kantor pusat di Jl. Lingkar luar ngembal, Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.

Rian Mahendra Direktur Operasional PO Haryanto pada sebuah kesempatan melakukan garasi tour untuk menjawab permintaan fans PO Haryanto yang penasaran dengan isi garasi bus PO Haryanto di Kudus.

"Banyak banget yang minta tunjukin isi garasi PO Haryanto apa saja, dan banyak pertanyaan lain soal garasi PO Haryanto yang di pusat," ucap Rian Mahendra di awal video yang diunggah akun YouTube PO Haryanto Official pada 7 Juli 2020 silam.

Dari garasi tour pada video tersebut, nampak Rian Mahendra sambil berjalan menunjukan isi garasi PO Haryanto yang luasnya mencapai 1,2 hektar, dengan jumlah karyawan mencapi 86 orang.

Dalam garasi tersebut nampak ada Masjid Nurul Huda, kemudian yang di sebelah selatan terdapat 3 rumah pribadi, dan 1 rumah pribadi lagi milik Haji Haryanto di sisi yang lain.

"Di dalam garasi ada empat rumah pribadi, ini rumah mas Agus, sebelahnya rumahku, dan di sebelahnya lagi rumah adiku Dewi. Nanti di sebelah sana kita tunjukan rumah Haji Haryanto," jelas Rian Mahendra.

Selain itu di bagian depannya terdapat ruko 3 lantai yang berjumlah 7 unit, serta kantor lama PO Haryanto.

Fathan Subchi Dimakamkan di Girikusumo Demak, Ratusan Pelayat Iringi Prosesi
Baca Juga · Jateng Pantura
Fathan Subchi Dimakamkan di Girikusumo Demak, Ratusan Pelayat Iringi Prosesi

Rian Mahendra menjelaskan bus-bus yang masuk garasi PO Haryanto adalah armada yang memerlukan service dan maintanance. saat video tersebut diunggah jumlah mekanik beserta pembantu mekanik berjulah kurang lebih 16 orang.

Pada garasi tour ini Rian Mahendra juga menunjukan divisi khusus yang menangani elektrik.

"Ini stok-stok tivi, tape audio, sound system dan lain-lain. Kita punya divisi sendiri, divisi elektrikal untuk masalah kabel-kabel audio, kabel-kabel interior dan variasi-variasi lain dalam bis yang berkaitan dengan elektrik," jelas Rian.

Selain divisi elektrikal ada juga divisi ban yang khusus menangani masalah ban di PO Haryanto.

"Dalam satu bulan kira-kira ada 100 ban baru dan 50 ban vulkanisir, itu perputaran dalam satu bulan," ungkap Rian.

Untuk menangani permasalahan Air Conditioner (AC), PO Haryanto juga memiliki divisi khusus yang menangani AC.

"Kita punya montir AC sendiri, kalau tadi montir mekanik, monitr engine itu 8 montir dan 8 pembantu montir, kita punya 2 montir AC dan 2 pembantu montir AC," kata Rian.

Solo Amankan Runner-Up Porprov Jateng 2026
Baca Juga · Jateng Pantura
Solo Amankan Runner-Up Porprov Jateng 2026

Ia kemudian melanjutkan garasi tour ke divisi oli dan tempat penampungan dan limbah.

"Jadi ada aturan dari pemerintah bagaimana cara mengolah limbah dan penampungannya, alhamdulillah PO Haryanto sudah punya izin sendiri, resmi. Limbah-limbah oli dan limbah lain yang sudah disfungsi kita tampung di sini. Nanti ada beberapa yang bisa dijual dan uangnya masuk ke kas yatim semua," jelasnya.

Di depan tempat penampungan dan pengolahan limbah terdapat divisi body repair.

"Ya ini karoseri kecil-kecilan punya PO Haryanto, tapi hanya untuk menangani bus yang kecelakaan dan trouble di jalan," kata Rian.

Untuk memenuhi kebutuhan sparepart, garasi PO Haryanto ini juga memiliki divisi khusus yang memiliki gudang sparepart yang disebelahnya terdapat ruang kantor divisi logistik yang mengurusi stok sparepart dan mengurus kebutuhan armada lainnya.

Tak jauh dari ruang kantor divisi logistik, terdapat kantor administrasi yang juga terdapat ruang kerja Haji Haryanto.

"Ini ruang administrasi, ada sekitar 5 atau 6 orang. Mereka yang ngurus DP, setoran, dan keuangan pak Haji Haryanto. Jadi yang berupa uang kantornya di sini," ungkap Rian dari depan kantor administrasi.

115 Personel Gabungan Simulasikan Penanganan Ancaman Bom di Bandara Ahmad Yani Semarang
Baca Juga · Jateng Pantura
115 Personel Gabungan Simulasikan Penanganan Ancaman Bom di Bandara Ahmad Yani Semarang

Rian Mahendra menjelaskan untuk bagian pendataan, konsultan keuangan, gaji karyawan, ada di lantai 2 kantor administrasi.

Masih dalam satu bangunan, di lantai 2 sebelah kanan kantor administrasi ada ruang kerja Rian Mahendra, sementara di sebelah kiri adalah ruang kerja tempat mengurus surat-surat bus PO Haryanto.

"Itu yang ruangan kecil paling ujung kiri, itu ruangan mas Arif. Jadi semua dokumen, surat-surat PO Haryanto sekitar 260 bus lebih, dia yang urus," ungkap Rian.

Di depan kantor administrasi nampak ada 1 perangkat alat musik Gamelan milik Haji Haryanto.

"Ini Gamelan dan lain-lain, bapak (Haji Haryanto-red) beli karena bapak suka wayangan," kata Rian.

Rian Mahendra menambahkan Gamelan tersebut juga digunakan oleh sekolah-sekolah atau kampus yang memiliki mata pelajaran Karawitan, sengaja disediakan oleh Haji Haryanto, gratis.

Di bagian belakang nampak ada divisi laundry. Divisi ini yang berkaitan dengan kebersihan seperti sarung bantal, hordeng, dan lain-lain.

"Saya rasa cukup ya, mungkin kalian jadi sedikit banyak tahu seperti apa isinya garasi pusat PO Haryanto," kata Rian Mahendra sesaat sebelum mengakhir video garasi tour nya.***

Tags:
#kudus#po haryanto#rian mahendra#haji haryanto
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…