SuaraPantura.com - Warga Kabupaten Pemalang Jawa Tengah dikejutkan dengan adanya kabar ada orang tua yang diduga telah mengawetkan jasad seorang anak perempuannya berinisal SA (14) di Desa Plakaran Kecamatan Moga Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah.
Dugaan orang tua yang mengawetkan jasad anaknya di Pemalang ini diketahui karena anak tersebut sudah meninggal sekitar beberapa bulan yang lalu karena penyakit TB Paru-paru.
Hal ini dijelaskan oleh Kapolsek Moga, AKP Dibyo Suryanto pada Selasa, 11 Januari 2022.
Dibyo menjelaskan, pihak kepolisian langsung membawa tim medis untuk memeriksa jasad tersebut.
"Kita langsung melakukan pengecekan dengan tim medis juga, dan memang benar ada anak yang meninggal yang masih disimpan di salah satu kamar rumah. Informasi dari medis memastikan korban telah meninggal dunia sejak beberapa bulan lalu," ucapnya.
Dibyo juga menerangkan jika jasad bocah tersebut diduga meninggal karena penyakit TB Paru-paru.
"Iya, dari rekam medis, anak yang bersangkutan mengalami sakit TB Paru," Terang Dibyo.
Kapolsek mengungkapkan sebelumnya keluarga tidak mau memakamkan jenazah anaknya karena meyakini SA masih bisa hidup kembali.
“Diketahui dari masyarakat SA sakit. Saudara SA yakin belum meninggal, masih ada nyawanya. Katanya masih bisa hidup lagi,” katanya.
Sebelum kematian SA terungkap, warga tak mencium bau mencurigakan dari rumah SA. Diketahui, lokasi rumah SA juga berada di wilayah terpencil.
***