SuaraPantura - Kisah pilu dialami seorang ibu penjual ikan hias bernama Elisabeth Silviana Putri di Semarang.
Melalui akun Facebooknya, ia membagikan kisah pilunya di group MIK SEMAR (Media Informasi Kota Semarang).
Diketahui Elisabeth yang menjual ikan hias secara onlie melakukan transaksi sistem COD (Cash on Delivery) dengan pembeli bernama Erik di daerah Mangkang, Semarang pada Sabtu 16 April 2022 yang lalu.
Setelah lama menunggu ternyata pihak pembeli membatalkan transaksi dan memblokir nomor telepon Elisabeth.
Bila diukur menggunakan Google Maps dengan lokasi acak, jarak dari lokasi tempat tinggal Elisabeth di Kaligawe ke Mangkang memang cukup jauh sekitar 25 kilometer.
Bila dilihat koordinatnya, Kaligawe berada di bagian timur hampir ujung Kota Semarang, sedangkan Mangkang berada di ujung Barat Kota Semarang.
Karena lama menunggu dan jarak tempuh yang cukup jauh, Elisabeth menceritakan ikan yang ia bawa akhirnya mati karena kehabisan udara.
Begini isi kisah pilu yang dibagikan Elisabeth Silviana Putri:
"Cerita singkat pada hari Sabtu kmrin.. COD dgn beberapa org bawa anak smpai mangkang.. tpi aq 1 org yg gak menghargai saya karna sudah pesen tpi tdk jadi dtg disaat COD Semoga Mas Erik Baca & Ngerti..
Saya jauh" dri Kaligawe COD smpai Mangkang Demi Anak & saya COD pun juga bawa anak tpi ketika smpai tempat mlh diblokir no saya & di cancel.. Perjuangan seorang ibu yg brani COD menjelang MLM jam stgh 7 mlm yg percaya klu TDK akan di PHP sperti ini..
tpi ahkir'nya saya di PHP.. ikan smpai mati karna kantong kempes dijalan & anak pun tiba tiba sakit mata merah kluar belek banyak.. Apa kamu gak mikir susah'nya org jualan yg mau COD sejauh ini tpi di PHP & smpai skrg gak ada itikat baiknya..
Di WA pakai no lain bisa & lgsg diblokir.. Semoga CUMA SAYA yg kamu permainan'kan.. Semoga Tuhan sllu Memberkati'mu & Kluarga'mu TDK merasakan hall yg sama sepeti saya.. Trima kasih..
Korban PHP Kaligawe - Mangkang..
Bawa anak sampai Anak mlh sakit & ikan COD mati karna nunggu lama gak ada itikat baik.."
Semoga kejadian yang dialami Elisabeth tidak terulang kembali, dan kepada pembeli yang melakukan COD bisa lebih menghargai penjual yang telah bersusah payah mendatangi lokasi.
Apalagi kalau keuntungan yang didapat oleh penjual tidak seberapa, sangat tidak elok bila membatalkan transaksi dan memblokir nomor penjual.
Hingga berita ini dibuat, unggahan Elisabeth di group Facebook MIK SEMAR telah dibagikan 61 kali dan mendapat lebih dari 1.800 komentar.***