Memuat...IDR/USD 16.285▼ 0.12%IHSG 7.842,11▲ 0.64%Emas Rp 1.384.000/grJakarta 29°C ☁

Kronologi Hilangnya Bayi di Pemalang, Kini Ditemukan Meninggal Dunia

Tim Suara Pantura 01•
Jateng Pantura

SuaraPantura.com - Bayi yang sebelumnya dikabarkan hilang secara misterius kini ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Bayi yang hilang sejak Senin 16 Mei 2022 sore akhirnya berhasil ditemukan warga di sebuah sungai kecil sekira 2 kilometer dari rumahnya, Rabu 18 Mei 2022 pagi.

Jenazah korban ditemukan di sungai saluran irigasi, sekitar satu kilometer dari lingkungan tempat tinggalnya. Jenazah korban ditemukan oleh warga dan perangkat desa setempat, Rabu pagi 18 Mei 2022.

Berikut Kronologi hilangnya Bayi di Pemalang :

Fathan Subchi Dimakamkan di Girikusumo Demak, Ratusan Pelayat Iringi Prosesi
Baca Juga · Jateng Pantura
Fathan Subchi Dimakamkan di Girikusumo Demak, Ratusan Pelayat Iringi Prosesi

Pada hari senin tanggal 16 Mei 2022 sekira jam 15.30 wib diberitahukan  telah terjadi hilangnya anak balita di desa Ambowetan Rt.02 Rw.02 kecamatan Ulujami kabupaten Pemalang.

Awal kronologi Pada hari Senin tanggal 16 Mei 2022 sekitar Jam 15.30 WIB di Desa Ambowetan RT 02 RwW 02  Kecamatan Ulujami Kabupaten Pemalang telah terjadi adanya anak balita hilang bernama Arkana Faeza Riskiawan (1.6) bin Fandi Riskiawan dan nama ibu korban Dwi Jamilah.

Korban hilang ketika berada di ruang depan rumah, awal mulanya  Dwi Jamilah (orang tua kandung Arkana) sehabis memandikan Arkana kemudian menaruh Arkana di ruang depan dan diketahui pintu dalam keadaan terbuka.

Solo Amankan Runner-Up Porprov Jateng 2026
Baca Juga · Jateng Pantura
Solo Amankan Runner-Up Porprov Jateng 2026

Kemudian Dwi Jamilah masuk ke dalam dan ke belakang rumah untuk menggambil makanan Arkana dengan tujuan untuk menyuapinya, namun setelah berhasil menggambil makanan di belakang rumah ia kembali ke depan dan mendapati anaknya sudah tidak ada atau hilang.

kemudian Dwi memberitahukan kepada Sukirman dan saudara Sukirman memberitahukan kejadian tersebut kepada orang tua kandungnya (Fandi Riskiawan) dan warga bernama Hasan.

Kemudian dilakukan pencarian dengan menyusuri saluran irigasi yang terdapat di depan rumah yang mana dalam saluran irigasi yaitu 60 cm dan lebar 2 meter namun tidak berhasil menemukan anaknya.

115 Personel Gabungan Simulasikan Penanganan Ancaman Bom di Bandara Ahmad Yani Semarang
Baca Juga · Jateng Pantura
115 Personel Gabungan Simulasikan Penanganan Ancaman Bom di Bandara Ahmad Yani Semarang

Setelah itu memberitahukan kejadian tersebut ke perangkat Desa Ambowetan dan Polsek Ulujami. Lalu dengan sigap dari Polsek ulujami berkoordinasi dengan BPBD kabupaten Pemalang, Basarnas dan bersama warga sekitar melakukan pencarian di sekitar lingkungan TKP (Tempat Kejadian Perkara)

Hingga pada Rabu, 18 Mei 2022 bayi yang hilang tersebut ditemukan meninggal dunia di saluran irigasi tersebut sejauh satu kilometer dari tempat tinggalnya.

Demikian kronologi tersebut, semoga kita bisa mengambil pelajaran.***

Tags:
#tenggelam#saluran irigasi#bayi hilang#ditemukan tewas#bayi yang hilang secara misterius di pemalang
Bagikan:Facebook𝕏 / TwitterWhatsApp

Komentar (0)

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Tulis Komentar

Memuat verifikasi keamanan…