SuaraPantura.com - Maraknya tempat-tempat panti pijet modern atau massage spa diwilayah Tegal, membuat terapis-terapis cantik nan seksi dari berbagai daerah berdatangan, untuk mengadu nasib sebagai jasa terapis massage baik secara freelance maupun sengaja didatangkan.
Kondisi tersebut, menjadi angin segar bagi para penyuka massage. Karena bisa menambah daya tarik tersendiri kala menggunakan jasa mereka.
Kalau pun ada yang bisa ditembak ditempat atau main kuda-kudanan, sudah barang tentu akan lebih banyak menarik minat pelanggan.
Dan, berdasarkan cerita yang beredar dikalangan pecinta pijet plus-plus, istilah tembak ditempat sudah tidak asing lagi bagi para terapis.
Karena sebagian besar bisa digunakan, asal tidak diketahui para pengelola tempat massage.
" Mereka lebih suka tembak ditempat, buat tambahan penghasilan, dan saya sendiri lebih suka langsung tembak, dan itupun kalau cocok orangnya plus harganya. Daripada sekadar di handjob". Tutur Sugiono ( 40) sambil terbahak-bahak.
Sugino melanjutkan, keberadaan para terapis cantik nan seksi. Menjadi daya tarik tersendiri bagi para petualang pijet plus-plus.
" Kalau dibilang ahli pijet, tidak lah, karena mereka dilatih sekadarnya saja akan tetapi kalau buat pemanas dikit sih iya" Jelasnya.
Disisi lain, Mawar (21) sebut saja demikian, salah seorang terapis asal Jawa Barat ini, mengatakan bahwa tidak semua terapis bisa dipakai, itu tergantung masing-masing terapis.
Karena pada dasarnya, pemilik tempat massage kebanyakan tidak membolehkannya.
Bahkan setiap kamar ditempeli tulisan dilarang berbuat asusila.
" Saya dulu pernah menerima job tembak ditempat. Tapi pas bukan disini, tapi sekarang kalau ada tamu ngajak. Saya tidak mau pas waktu kerja. Tapi kalau pas libur bisa, buat tambahan mas " ujarnya sambil tersipu malu.
***