SuaraPantura.com - Prank kenaikan harga BBM yang nilainya fantastis ini menyebar melalui pesan gambar secara masif.
Sontak saja masyarakat kecil ikut panik dan berinisiatif mengisi penuh tangki bahan bakar kendaraannya dengan harapan bisa sedikit irit saat BBM betul-betul naik.
Namun isu kenaikan harga BBM dengan angka fantastis tersebut hanyalah prank, dan ternyata tak hanya masyarakat kecil saja yang kena prank informasi tersebut.
Seorang oknum ASN berinisial M di Pekalongan tertangkap basah telah menimbun BBM jenis solar bersubsidi.
Pelaku pun diamankan oleh Satreskrim Polres Pekalongan Kota pada malam menjelang pengumuman harga BBM, Rabu , 31 Agustus 2022.
Solar subsidi yang ditimbun volumenya mencapai 150 liter.
BBM bersubsidi tersebut, ditemukan ditimbun di dalam rumah. Solar bersubsidi itu telah dipindahkan dari tangki mobil bak terbuka ke dalam sejumlah jirigen.
Dari pengakuan tersangka, penimbunan BBM bersubsidi ini dilakukan sejak Selasa 40 Agustus 2022 untuk mengantisipasi kenaikan harga BBM.
Pelaku tidak menyadari aksinya bolak balik ke SPBU itu sudah diintai polisi.
Petugas membuntuti dari SPBU hingga ke gudang miliknya yang berada di kelurahan Kuripan, Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan.
Aksi pembelian solar tersebut telah dilakukan sebanyak tiga kali dengan kendaraan ke SPBU yang sama.
M sendiri tidak berkutik saat digerebek petugas kepolisian, dengan barang bukti 5 jerigen kapasitas 30 liter yang telah berisi solar dan dua jerigen berkapasitas 10 liter berisi solar, sebuah corong dan selang untuk memindahkan solar dari tangki kendaraan ke jerigen.
Pelaku bersama barang bukti lainnya yakni kendaraan L 300 nomor polisi G 9219 AB, langsung diamankan dan dibawa ke Mapolres Pekalongan Kota.
***